View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Indian Ocean Dipole (IOD) terhadap Variabilitas Interannual Gelombang Kelvin dan Gelombang Mixed Rossby-Gravity

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (13.94Mb)
      Date
      2018
      Author
      Tiarni, Inka
      Setiawan, Sonni
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Indian Ocean Dipole (IOD) adalah salah satu variabilitas iklim yang paling penting di daerah tropis. Pemahaman tentang struktur gelombang atmosfer dalam peristiwa IOD diperlukan untuk memperbaiki prakiraan cuaca di daerah tropik dan ekstratropik. Studi ini meneliti pengaruh dari aktivitas konvektif selama kejadian IOD terhadap Convectively Coupled Equatorial Waves (CCEWs), yaitu gelombang Kelvin dan MRG. Penelitian ini menganalisis OLR varian yang telah difilter untuk mengetahui aktivitas konvektif yang dimodulasi oleh gelombang-gelombang di Samudera Hindia. IOD dipercaya dipengaruhi oleh ENSO yang dibuktikan nilai koefisien korelasi sebesar 0,54. Hasilnya menunjukkan bahwa aktivitas konvektif selama terjadi peningkatan Dipole Mode Index (DMI) mengarah pada peningkatan aktivitas gelombang Kelvin di Afrika bagian timur dan Samudera Hindia bagian selatan, dan melemahkan aktivitas gelombang Kelvin di Benua Maritim. Aktivitas gelombang MRG menguat di sekitar Afrika bagian timur dan selatan selama terjadi peningkatan DMI dan melemahkan aktivitas gelombang di benua Maritim. Aktivitas gelombang Kelvin menguat sejak lag -4 (4 bulan sebelum terjadi perubahan DMI) hingga lag +1 (1 bulan setelah terjadi perubahan DMI), sedangkan aktivitas gelombang MRG menguat sejak lag -3 (3 bulan sebelum terjadinya perubahan DMI) hingga lag +1 (1 bulan setelah terjadi perubahan DMI). Penelitian ini jelas menunjukkan bahwa IOD memiliki peran pada aktivitas gelombang Kelvin dan gelombang MRG di wilayah Samudera Hindia dengan ataupun tanpa pengaruh dari ENSO.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/96402
      Collections
      • UT - Geophysics and Meteorology [1720]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository