View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kajian Histopatologi Pengaruh Ekstrak Teripang Oler (Holothuria atra) Terhadap Ketebalan Dermis Kulit Tikus Putih (Rattus norvegicus).

      Thumbnail
      View/Open
      full teks (10.50Mb)
      Date
      2018
      Author
      Ugi, Bitara
      Estuningsih, Sri
      Adnyane, I Ketut Mudite
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kulit yang menua terjadi karena semakin banyak ikatan silang kovalen yang tebentuk diantara unit tropokolagen pada dermis. Mengonsumsi teripang dipercaya dapat membuat kulit lembab dan mencegah penuaan dini. Sebagian besar kolagen yang terkandung dalam teripang adalah kolagen tipe I yang banyak juga terdapat di kulit manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efek pemberian ekstrak teripang terhadap ketebalan dermis pada organ kulit tikus putih (Rattus norvegicus). Tikus yang digunakan sebanyak 18 ekor dan diberi ekstrak kasar (crude extract) Holothuria atra secara per oral selama 90 hari. Perlakuan dalam penelitian ini dilakukan dengan 1 kelompok kontrol (A), sedangkan 5 kelompok perlakuan diberi dosis ekstrak teripang secara berurutan ialah kelompok B 25 mg/kgBB, kelompok C 50 mg/kgBB, kelompok D 100 mg/kgBB, kelompok E 200 mg/kgBB, dan kelompok F 400 mg/kgBB yang diberikan secara peroral. Sampel organ diproses untuk analisa histopatologi menggunakan fiksatif Buffered Neutral Formalin (BNF) 10% dan pewarnaan Hematoksilin-Eosin (HE). Pengamatan lapisan dermis dilakukan secara kuantitatif dengan cara menghitung jumlah serabut jaringan ikat dalam satu lapang pandang. Penghitungan variabel tersebut menggunakan software ImageJ hingga diperoleh data yang dapat dianalisis. Hasil pengamatan kemudian dianalisis dan diolah secara statistik menggunakan metode One-Way ANOVA dengan software SPSS. Berdasarkan analisis statistik menunjukkan bahwa ketebalan rata-rata dermis dan jumlah serabut jaringan ikat kelompok perlakuan pada setiap dosis yang diberikan dibandingkan dengan kelompok kontrol pada penelitian ini berbeda nyata (P<0.05). Hal ini menunjukan bahwa pemberian ekstrak teripang secara peroral memberikan efek peningkatan jumlah serabut jaringan ikat dan ketebalan dermis pada organ kulit tikus putih (Rattus norvegicus) secara signifikan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/95952
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository