Pengaruh Penggunaan Berbagai Jenis Pupuk dan Kombinasinya terhadap Produksi dan Mutu Benih Kedelai (Glycine max L.) Varietas Dega 1.
View/ Open
Date
2018Author
Rachmawati, Dwi
Surahman, Memen
Wiyono, Suryo
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan menentukan kombinasi pemupukan yang tepat
dalam meningkatkan produksi dan mutu benih kedelai. Penelitian dilakukan pada
bulan Desember 2017 hingga Maret 2018 di Kampung Tutul, Desa Cidokom,
Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penelitian menggunakan
Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) faktor tunggal dengan tiga
ulangan. Faktor tunggal yang diamati ialah kombinasi jenis pupuk yang terdiri atas
16 taraf yaitu, P0 (Kontrol), P1 (Pupuk kandang), P2 (POC), P3 (PGPR), P4 (NPK
Phonska), P5 (Pupuk kandang + POC), P6 (Pupuk kandang + PGPR), P7 (Pupuk
kandang + NPK Phonska), P8 (POC + PGPR), P9 (POC + NPK Phonska), P10
(PGPR + NPK Phonska), P11 ( Pupuk kandang + POC + PGPR), P12 (Pupuk
kandang + POC + NPK Phonska), P13 (Pupuk kandang + PGPR + NPK Phonska),
P14 (POC + PGPR + NPK Phonska), P15 (Pupuk kandang + POC + PGPR + NPK
Phonska). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi pupuk
memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi benih kedelai.
Kombinasi pupuk anorganaik NPK Phonska dengan pupuk organik berupa pupuk
kandang atau POC dan pupuk hayati PGPR memberikan hasil terbaik pada variabel
pertumbuhan dan produksi benih kedelai. Perlakuan pupuk tidak berpengaruh
terhadap mutu fisiologis benih yang dihasilkan.
