View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Forestry
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Forestry
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Standing stock assets as critical criteria for Sustainable Forest Management (Case study of Ciamis Forest Management Unit),

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (11.17Mb)
      Date
      2018
      Author
      Henrio, Antilahy Victor
      Soedomo, M. Sudarsono
      Hendrayanto
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Telah lama diakui bahwa hasil berkelanjutan diekspresikan oleh hutan normal untuk Pengelolaan Hutan Berkelanjutan (SFM). Namun, SFM di Perum Perhutani (PP) telah menjadi bahan perdebatan lanjutan karena sertifikasi Forest Stewardship Council (FSC) terus berkembang meskipun masalah sertifikasi yang dihadapi pada tahun 1998. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah sertifikasi FSC dapat menjamin kelayakan SFM Jati di Unit Pengelolaan Hutan Ciamis (FMU), Indonesia. Mengenai metodologi, struktur tegakan dari hutan normal digunakan untuk mengevaluasi dan mengukur penyimpangan area aktual dan kondisi tegakan jati. Praktek pemanenan diselidiki dengan menggunakan Etat TebanganTahunan. Pendapatan dari kayu yang dipanen dan biaya semua biaya digunakan untuk menentukan surplus anggaran. Temuan menunjukkan bahwa struktur tegakan jati saat ini saja tidak normal dan juga jauh dari kondisi hutan normal jika jati plus tidak dipertimbangkan. Kami menemukan ada dua penebangan utama yang terjadi selama periode sertifikasi. Karena itu, defisit kayu jati konvensional terus menurun selama 2012-2016. Lebih jauh lagi, tidak ada regenerasi hutan dari pohon jati saat kami mendekodekan bahwa KPH Ciamis bergeser dari jati konvensional ke jati plus spesies terkait regenerasi hutan. Kenyataannya, jika kita memperhatikan praktek penebangan, kayu jati konvensional lebih banyak ditebang karena perubahan kebijakan di KPH PP di Ciamis untuk mengurangi rotasi usia dan kami menemukan bahwa keadaan ini telah mengakibatkan penebangan berlebihan, bagian dari Metode Bakar tidak cocok untuk hutan yang dirusak seperti jati konvensional. Sebagai hasil dari penebangan berlebihan, anggaran menunjukkan defisit untuk sebagian besar tahun selama periode sertifikasi 2012-2016.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/94994
      Collections
      • MT - Forestry [1513]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository