View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Forestry
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Forestry
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Model Pemilihan Lokasi Lahan Basah Buatan dalam Rangka Pengelolaan Air Asam Tambang di PT. Bukit Asam

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (14.61Mb)
      Date
      2018
      Author
      Muslih, Ali Muhammad
      Mansur, Irdika
      Jaya, I Nengah Surati
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Aktivitas pertambangan batubara seringkali dianggap sebagai salah satu sumber pencemar lingkungan, hal yang menjadi salah satu fokus dalam penelitian ini adalah air asam tambang yang terus terbentuk. Sumber terbentuknya air asam tambang berasal dari dua komponen yaitu batuan sisa dan tailing, dua hal tersebut sangat kaya akan kandungan besi sulfida yang tinggi seperti pyrite (FeS2) dan pyrrhotite (Fe1-xS). Pengelolaan air asam tambang telah banyak dilakukan di banyak perusahaan tambang, salah satu pengelolaan air asam tambang dilakukan dengan pembangunan lahan basah buatan. Pembangunan lahan basah buatan dalam pengelolaan air asam tambang dapat memanfaatkan beberapa jenis perlakuan aktif ataupun pasif dengan jenis tanaman guna mereduksi logam berat terkandung. Penelitian ini menggambarkan bahwa lahan basah buatan dalam pengelolaan air asam tambang bisa dibangun dengan pendekatan GIS yang memanfaatkan karakteristik dan efektivitas lahan basah buatan yang telah diterapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi terkait karakteristik dan efektivitas lahan basah buatan yang selanjutnya dimanfaatkan sebagai peubah-peubah dominan untuk pembangunan model spasial pemilihan lokasi lahan basah buatan dalam rangka pengelolaan air asam tambang. Data yang digunakan yaitu data antropogenik yaitu jarak ke pemukiman (X1), jarak ke sumber air asam tambang (X2), jarak ke main sump (X3), jarak ke lokasi perkebunan (X4), dan jarak ke lokasi revegetasi (X5); dan juga data biofisik yaitu jarak ke sungai (X6), jarak ke sumber air bersih (X7), slope (X8), ketinggian (X9) dan jenis tanah (X10). Penelitian ini menemukan hasil model spasial terbaik dalam menentukan lokasi untuk dibangun lahan basah buatan dengan persamaan matematika yaitu Y = 0.672X9 + 0.327X2 dengan overall accuracy sebesar 77%. Model terbaik tersebut memiliki peubah-peubah yang paling signifikan dalam mempengaruhi kenetralan pH yaitu jarak ke sumber air asam tambang (X2) dan ketinggian (X9). Penelitian ini juga menemukan bahwa peubah pencemar lain yaitu Fe dan Mn tidak memiliki hubungan yang signifikan sesuai peubah spasial yang telah dianalisis sebelumnya.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/94976
      Collections
      • MT - Forestry [1513]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository