Pertumbuhan bulu ayam hasil persilangan Sentul dengan Onagadori dan Resiprokal umur 1 sampai 12 minggu
View/ Open
Date
2018Author
Archimilar, Achmad Gitaraka
Sumantri, Cece
Darwat, Sri
Metadata
Show full item recordAbstract
Ayam tidak hanya sebagai komoditi pangan, namun juga hias. Salah satu ayam hias yang unik dan banyak menarik minat pecinta ayam hias adalah ayam ekor panjang atau onagadori. Salah satu jenis asli ayam lokal Indonesia adalah ayam sentul. Ayam sentul adalah ayam asli dari daerah Ciamis, Jawa Barat. Persilangan onagadori dengan sentul dan resiprokalnya diharapkan memiliki bulu yang panjang di bagian tubuhnya dengan perpaduan warna bulu abu-abu akibat adanya kombinasi warna dari kedua tetua dengan performa tubuh yang gagah dan indah. Parameter yang diukur dalam penelitian ini adalah pertumbuhan bulu sayap, pinggang, dan ekor pada umur 1-12 minggu. Pada penelitian ini digunakan rancangan acak kelompok untuk menganalisa data. Hasil penelitian menunjukan bahwa panjang bulu sayap SO jantan 7.93±0.63 cm, SO betina 7.96±0.79 cm dan OS jantan 6.39±0.66 cm, OS betina 6.29±0.91 cm. Hasil pengukuran bulu pinggang SO jantan 6.80±0.10 cm, SO betina 6.81±0.10 cm dan OS jantan 2.59±0.86 cm, OS betina 2.50±0.98 cm. Panjang bulu ekor SO jantan 10.71±0.10 cm, SO betina 10.78±0.10 cm dan OS jantan 7.31±0.10 cm, OS betina 7.29±0.12 cm. Karakteristik kualitatif ayam hasil persilangan onagadori dengan sentul pada warna bulu jantan cenderung lebih dominan 1 warna sedangkan yang betina 2 warna. Warna shank yang dihasilkan dari persilangan ini adalah abu dan putih lebih banyak dibandingkan hijau. Bentuk jengger hasil persilangan ini bentuk jengger pea lebih banyak daripada bentuk jengger single dan cushion. Ayam hasil persilangan SO memiliki pertambahan pertumbuhan bulu sayap, pinggang, dan ekor lebih cepat dan panjang dari OS.
