View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pemanfaatan Agens Antagonis dan Asap Cair dalam Penghambatan Busuk Pangkal Batang (Phytophthora capsici Leo.) Lada.

      Thumbnail
      View/Open
      full teks (2.359Mb)
      Date
      2018
      Author
      Putra, Bobby Utomo
      Sinaga, Meity Suradji
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Lada (Piper nigrum L.) merupakan salah satu tanaman rempah yang banyak ditanam di Indonesia, seperti Bangka Belitung, Lampung, dan Sumatera Selatan. Namun, tanaman ini rentan terhadap busuk pangkal batang yang disebabkan oleh Phytophthora capsici Leo. Telah dilakukan suatu studi yang betujuan untuk mengevaluasi keefektifan fungi mikoriza arbuskula (FMA), Trichoderma harzianum, asap cair dan kombinasinya untuk menekan perkembangan penyakit busuk pangkal batang pada tanaman lada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 12 minggu setelah aplikasi, agens antagonis dan asap cair dapat menurunkan keparahan penyakit pada pembibitan lada. Terdapat tiga perlakuan pengendalian yang dapat menekan perkembangan penyakit busuk pangkal batang di rumah kaca yakni, P+T, P+TA dan P+MTA. Perlakuan tunggal T. harzianum secara siginifikan menekan tingkat keparahan penyakit (8.33%), diikuti dengan laju infeksi yang kecil (r = 0.01). Mekanisme penghambatan in vivo oleh T. harzianum dilakukan melalui induksi ketahanan. Perlakuan asap cair secara tunggal tidak efektif dalam menekan perkembangan busuk pangkal batang, karena tidak adanya induksi ketahanan tanaman dan menekan sumber patogen pada tanah. Namun, perlakuan kombinasi asap cair dengan T. harzianum dan FMA secara signifikan menekan keparahan penyakit (16.67%). Perlakuan tunggal FMA selama empat minggu menunjukkan asosiasi mikoriza 33.71% tetapi tidak efektif dalam memperbaiki vigor tanaman setalah terjadinya infeksi. Agen antagonis dan asap cair tidak bersifat toksik bagi tanaman.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/94600
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository