View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Evaluasi Kerentanan Pencemaran Air Bawah Tanah Menggunakan Metode DRASTIC di Kabupaten Bogor

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (23.64Mb)
      Date
      2018
      Author
      Diva, Nola Clara
      Santikayasa, Putu
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Air tanah merupakan salah satu sumber daya alam yang mendukung kesehatan manusia, perkembangan ekonomi, dan keanekaragaman ekologi. Penggunaan air bawah tanah terus meningkat disebabkan oleh beberapa faktor seperti pengambilan mudah, kualitas baik, dan biaya murah. Kebutuhan air tanah di Kabupaten Bogor cukup besar karena pertumbuhan penduduk tinggi. Mengingat pentingnya peran air bawah tanah, maka pengetahuan tentang keberadaan air bawah tanah perlu untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan memperoleh informasi kerentanan air bawah tanah di Kabupaten Bogor menggunakan metode DRASTIC. Metode DRASTIC memiliki unsur utama pembuatan peta berdasarkan penggabungan parameter-parameter yang mempengaruhi polusi air bawah tanah. Indeks DRASTIC terbagi menjadi lima kelas yaitu sangat rendah, rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Parameter metode DRASTIC terdiri dari curah hujan tahunan, kemiringan lereng, tekstur tanah, akuifer tanah, dan zona tanah yang kemudian dikombinasikan dengan tumpang susun (overlay) menggunakan ArcGIS. Berdasarkan letak geografis, Kabupaten Bogor bagian utara yaitu Cibinong, Citeurup, dan Parung dengan penggunaan lahan berupa perairan darat dan lahan terbangun, tekstur tanah agak halus, curah hujan rendah, lereng landai serta jumlah penduduk yang semakin meningkat memiliki kerentanan sangat tinggi. Kerentanan air bawah tanah rendah terdapat pada bagian selatan yaitu daerah Nanggung, Leuwiliang, dan Gununggeulis dengan bentuk lahan berupa gunung dan perbukitan agak curam, serta penggunaan lahan berupa lahan terbuka dan lahan terbangun.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/94483
      Collections
      • UT - Geophysics and Meteorology [1720]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository