View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kuantifikasi Beban Sedimen dan Potensi Sumber Erosi di DAS Citarum Hulu Menggunakan Model Distribusi Hujan-Limpasan-Sedimen

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (23.47Mb)
      Date
      2018
      Author
      Ashmamillah, Difa
      Santikayasa, I Putu
      Apip
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Salah satu teknik pengelolaan DAS di bagian hulu yaitu pembangunan bendung atau waduk yang berfungsi sebagai penampungan air dan tanah akibat erosi dan sedimentasi yang sering menjadi masalah utama di berbagai DAS. DAS Citarum Hulu termasuk dalam DAS yang mempunyai masalah sedimentasi. Penelitian ini bertujuan melakukan kuantifikasi beban sedimen di DAS Citarum Hulu sebagai respon terhadap kondisi curah hujan dan tipe penggunaan lahan. Data yang digunakan yaitu data curah hujan per jam tahun 2009 dan 2010 (data curah hujan GSMaP dan observasi), data evapotranspirasi DAS Citarum Hulu tahun 2009 dan 2010, data Digital Elevation Model (DEM), data Flow Direction, dan data Flow Accumulation DAS Citarum Hulu, serta peta penggunaan lahan DAS Citarum Hulu. Kuantifikasi beban sedimen dilakukan menggunakan Model Distribusi Hujan-Limpasan-Sedimen yang berbasis pada hubungan proses fisik daur hidrologi dan transportasi sedimen. Berdasarkan hasil simulasi, debit aliran di DAS Citarum Hulu tinggi pada bulan basah dan rendah pada bulan kering. Beban sedimen hasil model menggunakan data curah hujan GSMaP menunjukkan angka sebesar 2.5 x 105 ton pada tahun 2009 dan sebesar 7.3 x 105 ton pada tahun 2010. Sedangkan menggunakan data curah hujan observasi, beban sedimen yang dihasilkan tahun 2009 sebesar 3.5 x 105 ton dan tahun 2010 sebesar 6.8 x 105 ton. Potensi sumber erosi tertinggi terjadi bulan Maret pada tutupan lahan kebun dan semak; pemukiman dan lahan terbangun. Potensi sumber deposisi tertinggi terjadi pada tutupan lahan sawah. Nilai uji Nash-Sutcliffe Efficiency (NSE) tertinggi dihasilkan oleh simulasi tahun 2010 menggunakan data curah hujan observasi dengan nilai 0,56 yang termasuk ke dalam kriteria memenuhi. Nilai NSE rendah pada simulasi menggunakan data curah hujan GSMaP, yang artinya bahwa model dengan inputan data curah hujan GSMaP masih belum mampu memprediksi debit aliran maupun beban sedimen dengan baik.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/94413
      Collections
      • UT - Geophysics and Meteorology [1720]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository