View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Potensi Propolis Mengatasi Penurunan Titer Antibodi Akibat Pemberian Cekaman Panas dan Metilprednisolon pada Puyuh (Coturnix Coturnix Japonica).

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (7.679Mb)
      Date
      2018
      Author
      Arfan, Rayhan Dika
      Retnani, Elok Budi
      Santoso, Koekoeh
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Propolis mengandung beberapa senyawa seperti flavonoid, asam ester fenolat, terpenoid, dan steroid yang berpotensi mempengaruhi respon kekebalan tubuh sebagai imunostimulan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari potensi propolis mengatasi penurunan titer antibodi akibat pemberian cekaman panas dan pemberian metilprednisolon pada puyuh. Penelitian ini menggunakan 64 ekor puyuh betina pada dua cekaman, yaitu perlakuan cekaman panas (umur 7-8 minggu) dan pemberian Metilprednisolon (umur 16-20 minggu). Semua puyuh tersebut dibagi menjadi empat perlakuan, yaitu cekaman panas 35⁰C dengan antigen ND, cekaman panas 35⁰C dengan antigen sel darah merah domba (SDMD) 1%, Pemberian Metilprednisolon jangka pendek dengan antigen ND, dan Pemberian Metilprednisolon jangka panjang dengan anitgen SDMD 1%. Masing-masing perlakuan dibagi lagi berdasarkan kelompok dosis propolis yang terdiri dari 4 ekor puyuh, yaitu kelompok yang hanya diberi cekaman (Cekaman panas/ Metilprednisolon) dan kelompok dengan propolis dosis bertingkat dimulai dari 1x dosis, 2x dosis, dan 4x dosis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian propolis secara signifikan (P<0.05) meningkatkan pembentukan antibodi terhadap antigen SDMD 1% pada perlakuan Metilprednisolon jangka panjang dengan kelompok dosis propolis 2.32 mg/0,16 kgbb. Sedangkan pada ketiga perlakuan lainya menunjukan peningkatan pembentukan antibodi secara tidak signifikan (P>0.05). Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan pemberian propolis dapat meningkatkan respon pembentukan antibodi pada puyuh yang mengalami stres akibat cekaman.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/94175
      Collections
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health [1241]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository