Tuberkulosis pada Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Provinsi DKI Jakarta
View/ Open
Date
2018Author
Rajah, Pavitra Ratna
Purnawarman, Trioso
Handharyani, Ekowati
Metadata
Show full item recordAbstract
Monyet ekor panjang merupakan primata omnivora yang banyak dipelihara
dan diperdagangkan di Indonesia. Satwa ini juga rentan terhadap eksploitasi seperti
misalnya dijadikan objek tontonan serta digunakan sebagai hewan percobaan. Salah
satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada satwa ini adalah simian
tuberculosis, namun laporan penyakit ini pada monyet hasil tangkapan masih sangat
sedikit. Tuberkulosis merupakan zoonosis yang dapat merugikan kesehatan
manusia dan hewan. Penelitian ini bertujuan mengetahui prevalensi tuberkulosis
pada monyet ekor panjang yang ditangkap dalam kurun waktu 10 tahun. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa prevalensi tuberkulosis adalah 9.0% dan tidak ada
perbedaan yang signifikan antara tahun dengan jumlah monyet yang terinfeksi dari
tahun 2011 sampai 2014. Kasus tuberkulosis paling banyak terjadi pada tahun 2013
dengan prevalensi sebesar 13.7% dan tidak ada perbedaan yang signifikan antara
kondisi hewan dengan jumlah monyet yang terinfeksi. Hasil penelitian dapat
disimpulkan bahwa tingkat prevalensi tidak menimbulkan ancaman zoonosis
namun satwa ini tetap harus dilindungi dari eksploitasi.
