Pemanfaatan Ekstrak Buah Bakau Merah (Rhizophora stylosa) sebagai Sediaan Gel Antijerawat
View/ Open
Date
2018Author
Fatmala, Annisa Rahma
Purwaningsih, Sri
Azrifitria
Metadata
Show full item recordAbstract
Ekstrak etanol buah bakau merah memiliki aktivitas antibakteri yang berasal dari
komponen aktif yang dimilikinya. Karagenan merupakan bahan alami yang dapat
berfungsi sebagai pengental produk. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan
aktivitas antibakteri ekstrak etanol buah bakau merah terhadap bakteri penyebab
jerawat (Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis, dan
Propionibacterium acnes) dan menentukan formulasi gel antijerawat yang terpilih
dengan penambahan karagenan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) dengan uji lanjut Duncan dan uji Kruskal Wallis dengan uji lanjut
Dunn. Ekstrak etanol buah bakau merah dengan konsentrasi 2 mg/mL
menghasilkan zona hambat terbesar, yaitu 13,00 mm terhadap bakteri S. aureus,
9,50 mm terhadap S. epidermidis, dan 16,00 mm terhadap P. acnes. Nilai
Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) adalah 0,05 mg/mL untuk bakteri S. aureus
dan P. acnes, sedangkan bakteri S. epidermidis memiliki nilai sebesar 0,10 mg/mL.
Formula gel yang terbaik adalah gel dengan penambahan karagenan 0,50%.
