View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Infeksi Cendawan Entomophthorales pada Wereng Batang Coklat, Nilaparvata Lugens Stảl. (Hemiptera: Delphacidae) pada Tanaman Padi di Karawang

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (8.696Mb)
      Date
      2018
      Author
      Ulpiyah
      Anwar, Ruly
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Padi (Oryza sativa L.) merupakan sumber bahan makanan pokok bagi penduduk Indonesia. Wereng batang coklat (WBC) Nilaparvata Lugens Stảl. merupakan hama penting pada penanaman padi yang dapat menyebabkan tanaman padi mengering seperti terbakar (hopperburn). Cendawan Entomophthorales diketahui sebagai salah satu musuh alami WBC. Akan tetapi, di Indonesia informasi mengenai cendawan tersebut menginfeksi WBC di pertanaman padi masih sedikit. Penelitian ini bertujuan menentukan keberadaan cendawan Entomophthorales dan menghitung tingkat infeksinya terhadap WBC dari pertanaman padi di Karawang. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi awal mengenai keberadaan cendawan Entomophthorales yang menginfeksi WBC di Indonesia sehingga sebagai salah satu acuan untuk pengendalian WBC. Sampel WBC diambil di Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat sebanyak 7 kali setiap minggu dan dimasukkan ke dalam botol berisi alkohol 70%. Selain itu, sebanyak 25 tanaman contoh ditentukan untuk menghitung populasi WBC di lapangan. Preparat WBC dibuat dengan media larutan lactophenol cotton blue. Preparat diamati di bawah mikroskop untuk menentukan keberadaan fase cendawan yang menginfeksi WBC, yaitu: konidia sekunder, badan hifa, konidiofor dan konidia primer, resting spores, dan cendawan saprofit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WBC terinfeksi cendawan Entomophthorales. Tingkat infeksi tertinggi sampai 93%. Fase cendawan Entomophthorales yang ditemukan pada WBC adalah konidia sekunder, badan hifa, dan konidia primer. Selain itu, cendawan menginfeksi fase WBC dari nimfa sampai imago.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/92894
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository