View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Peningkatan Hasil Kubis Bunga melalui Aplikasi Pupuk secara Fertigasi.

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (13.17Mb)
      Date
      2018
      Author
      Sofian, Majesta Esa
      Susila, Anas Dinurrohman
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kubis bunga merupakan salah satu sayuran penting yang tinggi kandungan serat, kalium, karoten, dan vitamin C. Namun, produksi kubis bunga di Indonesia belum dapat memenuhi permintaan pasar sehingga menyebabkan tingginya nilai impor kubis bunga di dalam negeri. IPB telah mengembangkan beberapa genotipe kubis bunga dataran rendah potensial, BOB017 dan BOB020 untuk meningkatkan produktivitas kubis bunga. Pada penelitian ini dievaluasi 3 metode aplikasi pupuk terhadap pertumbuhan, hasil, dan kelayakan ekonomi dari 2 genotipe kubis bunga dataran rendah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Mei 2017, bertempat di Kebun Percobaan Pusat Kajian Hortikultura Tropika (PKHT), Tajur, Bogor. Penelitian terdiri atas dua percobaan, yaitu penetapan metode pemupukan terbaik untuk genotipe BOB017 dan BOB020. Kedua percobaan tersebut dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap 1 faktor dengan 4 ulangan. Faktor perlakuan merupakan metode aplikasi pupuk yang terdiri atas 3 taraf: irigasi tetes, kocor, dan tugal. Dengan asumsi perlakuan irigasi tetes masih mengalami keterbatasan karena kurangnya jumlah dripper line per bedeng ataupun jarak emiter ke tanaman yang terlalu jauh. Percobaan 1: penggunaan metode kocor menghasilkan diameter batang, bobot per krop, dan estimasi bobot per hektar yang lebih baik dibandingkan dengan irigasi tetes dan tugal. Percobaan 2: penggunaan metode kocor menghasilkan pertumbuhan yang optimum serta waktu berbunga dan waktu panen yang lebih cepat dibandingkan kedua metode pemupukan irigasi tetes dan tugal. Penggunaan genotipe BOB017 menghasilkan nilai C/Y ratio (biaya produksi per kilogram) terbaik jika dipupuk dengan metode kocor (Rp 3.474 kg-1), sedangkan genotipe BOB020 menggunakan metode irigasi tetes (Rp 4.393 kg-1).
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/92880
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository