View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Potensi Ekstrak Daun Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) sebagai Bioherbisida

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (23.13Mb)
      Date
      2017
      Author
      Lestari, Citra Gratia
      Guntoro, Dwi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Daun bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan limbah yang tidak banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Limbah ini mengandung alelokimia yang mampu menghambat perkecambahan dan pertumbuhan gulma sehingga berpotensi sebagai bioherbisida. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi ekstrak daun bawang merah sebagai bahan bioherbisida. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Benih Departemen Agronomi dan Hortikultura dan green house Kebun Percobaan Cikabayan IPB dari bulan Februari 2017 hingga September 2017. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan konsentrasi ekstrak daun bawang merah yakni 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40% dan 4 ulangan pada fase pratumbuh serta 5 ulangan pada fase pasca tumbuh. Uji toksisitas ekstrak daun bawang merah menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak dua faktor dengan 5 perlakuan konsentrasi yaitu 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40% dan 3 waktu aplikasi yaitu empat hari sebelum tanam, saat tanam, dan empat hari sesudah tanam yang terdiri dari 5 ulangan. Gulma target yang digunakan pada percobaan ini ialah Echinochloa colonum, Amaranthus spinosus, dan Cyperus rotundus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa esktrak daun bawang merah dapat menekan perkecambahan gulma Echinochloa colonum dan Amaranthus spinosus pada percobaan pratumbuh dengan konsentrasi 10% hingga 40%. Ekstrak menekan pertumbuhan Cyperus rotundus pada konsentrasi 10% hingga 30% sedangkan pada konsentrasi 40% hasil tidak berbeda dengan kontrol. Ekstrak daun bawang merah belum terlihat memberikan pengaruh pada berbagai parameter pengamatan fase pasca tumbuh. Ekstrak juga tidak memberikan pengaruh toksisitas terhadap tanaman dan tanaman tumbuh normal.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/91855
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository