Penggunaan Kation-kation Polivalen dalam Kaitannya dengan Ketersediaan Fosfat untuk Meningkatkan Produksi Jagung pada Tanah Gambut

Date
1995Author
Rachim, Abdul
Koswara, Oetit
Rumawas, Fred
M. Ismunadji
Adhi, I.P.G. Widjaja
Sabiham, Supiandi
Metadata
Show full item recordAbstract
Diantara sekian banyak pembatas kimia tanah, lemahnya afinitas ion-ion penting pada tapak reaktif gambut merupa-kan masalah yang mendasar sehingga perlu ditanggulangi le-bih mendalam agar pemanfaatan gambut sebagai areal perta-nian menjadi lebih produktif. Rangkaian penelitian ini bertujuan untuk mempelajari penggunaan beberapa kation po-livalen sebagai jembatan ikatan untuk unsur P pada tapak reaktif gambut dan pengaruhnya terhadap sifat-sifat kinia dan fisik, pertumbuhan dan produksi tanaman jagung.
Penelitian yang dilakukan terdiri dari (1) penetap-an kurva erapan Ca, Mn, Zn, Al, Fe dan Cu pada bahan gam-but (2) penetapan kurva erapan P pada komplek organo-ka-tion logam terpilih: (3) penetapan indeks ketersediaan un-sur hara pada komplek organo-kation logam-P; (4) pengaruh kation Al, Fe dan Cu terhadap total asan fenol terekstrak dengan H₂O: (5) pengaruh kation Al, Fe dan Cu terhadap be-berapa sifat fisik tanah: (6) pelepasan fosfat dari kom-plek organo-kation logam-fosfat: (7) pengaruh komplek or-gano-kation logam-P terhadap pertumbuhan jagung (dosis tinggi): dan (8) pengaruh komplek organo-kation logam-P terhadap serapan hara dan produksi biji (dosis relatif
iii
rendah). Rancangan yang digunakan terdiri dari rancangan acak lengkap untuk perilaku kinia dan fisik tanah dan ran-cangan petak terpisah untuk tanggapan tanaman.
Hasil analisis erapan Ca, Zn, Mn, Al, Fe dan cu me-nunjukkan bahwa nilai R persamaan erapan Ca, Zn, Mn relatif lebih rendah berkisar antara 0.79 sampai 0.88 bila dibandingkan dengan R persamaan erapan Al, Fe dan cu yang berkisar antara 0.95 sampai 0.99. Walaupun demikian, ni-lai R³ untuk ketiga erapan unsur Ca, Mn dan Zn yang diper-oleh masih nyata. Perhitungan dengan metode Langmuir menghasilkan erapan maksimum Al, Fe dan Cu yang berkisar antara 12 319 sampai 15 537 µg/g untuk keempat contoh gam-but. Deret yang diperoleh untuk keempat lokasi gambut se-bagai berikut gambut profil I ganbut profil II > gan-but profil IV > gambut profil III dengan nilaik gambut profil IV gambut profil III > ganbut profil I gambut profil II. Erapan naksimun kation Al, Fe dan Cu mengikuti deret Cu Al Fe dengan konstantak Fe >>> Al Cu. ...

