View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Kelembagaan Ekonomi Perikanan Tangkap dan Dampak Ekonomi bagi Pelaku Perikanan di Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (37.74Mb)
      Date
      2017
      Author
      Noormajdina, Fitria
      Anggraini, Eva
      Solihin, Akhmad
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Potensi perikanan di Kecamatan Puger yang merupakan sentra perikanan di Kabupaten Jember, belum dapat dimanfaatkan secara optimal. Salah satu hal yang diindikasikan menjadi penyebabnya adalah masalah permodalan yang menyebabkan adanya hubungan patron-klien antara nelayan dan pengambek. Hubungan tersebut menyebabkan harga ikan yang diterima nelayan lebih rendah dari harga pasar, sehingga penerimaan nelayan menjadi lebih rendah. Penelitian ini membahas mengenai aktifitas perikanan tangkap dan lembaga ekonomi yang terlibat di Kecamatan Puger, faktor-faktor yang menyebabkan TPI tidak berjalan, dampak ekonomi yang dialami pelaku perikanan, serta kelembagaan ekonomi yang sesuai dengan masyarakat dan sumberdaya di Puger. Masalah-masalah tersebut dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan framework social-ecological systems. Hasil dari penelitian menunjukkan kelembagaan yang dominan adalah kelembagaan informal yang terbentuk akibat keterikatan modal nelayan pada pengambek. Faktor penyebab TPI tidak berjalan dari segi sosial yaitu keterikatan antara nelayan dan pengambek, dari segi ekonomi adanya perbedaan biaya transportasi dan kemudahan penjualan, serta dari segi biofisik dan geografis mengenai uncertainty yang dialami nelayan dan letak TPI. Apabila TPI berjalan, nelayan mengalami peningkatan surplus atau rente sebesar 80%, pengambek mengalami penurunan sebesar 30% dan TPI (pemerintah) mengalami peningkatan 100%. Distribusi rente ekonomi diantara pelaku perikanan lebih merata apabila pelelangan dijalankan. Oleh karena itu, perlu adanya kelembagaan bagi hasil dan aturan-aturan yang sesuai dengan karakteristik masyarakat dan sumberdaya Puger untuk mengusahakan TPI kembali berjalan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/90674
      Collections
      • UT - Resources and Environmental Economic [2339]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository