Studi Pengaruh Alkaline Pretreatment terhadap Delignifikasi pada Lignoselulosa Gracilaria sp. (Below Standard).
Abstract
Gracilaria sp. (below standard) merupakan biomassa berlignoselulosa yang
mengandung selulosa, hemiselulosa dan lignin. Kandungan lignin menghambat konversi
selulosa menjadi gula sederhana. Delignifikasi merupakan suatu proses penghilangan
lignin pada material berlignoselulosa. Delignifikasi yang dilakukan pada penelitian ini
yaitu mengunakan alkaline pretreatment dengan variasi konsentrasi NaOH 0, 0,01 M dan
0,05 M pada suhu 27 oC serta waktu pretreatment selama 24 jam. Komposisi
lignoselulosa dari rumput laut Gracilaria sp. (below standard) sebelum pretreatment
memiliki selulosa, hemiselulosa dan lignin berturut-turut 10,88%, 9,85% dan 8,76%.
Pretreatment yang dilakukan pada rumput laut Gracilaria sp. (below standard) memberi
pengaruh terhadap kandungan hemiselulosa, lignin dan yield regenerated biomass.
Penurunan bobot lignin tertinggi (63,22%) dan jumlah yield regenerated biomass
terendah 62,9% dihasikan pada perlakuan konsentrasi NaOH 0,05 M. Mikrostruktur
Gracilaria sp. (below standard) setelah pretreatment mengalami kerusakan berupa
jaringan yang terkoyak dan tidak kompak. Filtrat yang pada perlakuan konsentrasi NaOH
0,05 M menghasilkan gula pereduksi sebesar 98,97%
