Pengaruh Interval Irigasi dan Volume Irigasi Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung (Zea mays L.) pada Sistem Budidaya Hemat Air.
Abstract
Kebutuhan jagung meningkat setiap tahun. Faktor yang mempengaruhi
jumlah produksi salah satunya yaitu ketersediaan air di lahan sebagai sarana
pertumbuhan tanaman. Penelitian dilakukan untuk mengetahui interval dan
kebutuhan air irigasi yang paling efisien pada sistem budidaya hemat air pada
jagung dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman.
Penelitian ini menggunakan metode percobaan rancangan kelompok lengkap
teracak (RKLT) dengan 3 ulangan dan 2 faktor yaitu interval irigasi dan volume
irigasi. Perlakuan interval irigasi yang terdiri dari 2 hari, 4 hari, 6 hari, dan 8 hari
interval penyiraman. Perlakuan volume irigasi yang terdiri dari 0,5 x Eo; 1 x Eo;
1,5 x Eo; 2 x Eo. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebutuhan air irigasi selama
fase I adalah 0,5 Eo dengan interval irigasi 8 hari atau 27,30% AT berdasarkan
tinggi tanaman, fase II adalah 1 Eo dengan interval irigasi 4 hari atau 34,94% AT
berdasarkan jumlah daun, dan fase III adalah 2 Eo dengan interval irigasi 4 hari atau
77,68% AT berdasarkan bobot biji pipilan kering kadar air 14%.
