Tingkat Risiko Moda Transportasi Ikan (Studi Kasus: Transportasi Ikan dari Pulau Panggang ke Pasar Muara Angke).
View/ Open
Date
2017Author
Mutiarani, Annisa
Purwangka, Fis
Budhi Harcaryo Iskandar, Budhi Harcaryo
Metadata
Show full item recordAbstract
Pengangkutan ikan membutuhkan moda transportasi yang cukup serta memadai
agar usaha pengangkutan ikan dapat terlaksana dengan baik. Akan tetapi moda
transportasi memiliki risiko selama proses tersebut berlangsung. Tujuan dari
penelitian ini yaitu mengidentifikasi moda transportasi ikan di Pulau Panggang ke
Pasar Muara Angke dan menentukan tingkat risiko moda transportasi ikan pada
aktivitas pengangkutan ikan dari Pulau Panggang ke Pasar Muara Angke.
Penelitian ini menggunakan analisis penilaian risiko dengan analisis
semikuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moda transportasi yang
digunakan dari Pulau Panggang ke Pasar Muara Angke yaitu keranjang, cool box,
gerobak kayu, gerobak besi (hand truck), bak hasil tangkapan (HT), dan kapal
pengangkut penumpang. Total risiko pada keseluruhan moda transportasi ikan
adalah 32 risiko moda transportasi ikan. Kategori acceptable sebanyak 31 yang
memiliki nilai yang berbeda-beda dan 1 kategori substantial. Acceptable memiliki
arti bahwa intensitas moda transportasi yang menimbulkan risiko dikurangi
seminimal mungkin, sedangkan arti dari substantial adalah diharuskan adanya
perbaikan pada moda transportasi secara teknis.
