Pengaruh Kerapatan Pohon dan Pemupukan Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Rumput di Bawah Tegakan Samama (Anthocephallus macrophyllus (Roxb.)Havil)
View/ Open
Date
2017Jenis/Type
ThesisAuthor
Handayani, Sri
Mansur, Irdika
Panca Dewi MHKS
Metadata
Show full item recordAbstract
Hutan memiliki peranan penting dalam mempengaruhi keberlanjutan lingkungan. Menurut Undang-undang No. 41/1999 hutan mempunyai 3 fungsi yaitu: fungsi konservasi, fungsi lindung dan fungsi produksi. Eksploitasi hasil hutan alam sejak dekade 70-an telah menjadi sumber pemasukan negara yang signifikan. Dengan semakin pesatnya industri kehutanan, kayu yang dipanen dari hutan alam semakin masif. Akibatnya, hutan produksi yang kebanyakan berupa hutan alam semakin menyusut luasannya. Semenjak tahun 1990-an, hutan alam sudah tidak mungkin lagi memenuhi kebutuhan bahan baku industri kehutanan. Oleh karena itu, pemerintah menggalakkan program hutan tanaman industri untuk memenuhi permintaan akan hasil hutan. Hutan tanaman industri adalah hutan tanaman yang dibangun dalam rangka meningkatkan potensi dan kualitas hutan produksi dengan menerapkan silvikultur intensif untuk memenuhi kebutuhan bahan baku industri hasil hutan. Disebutkan dalam Permen Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI No. P. 12/MENLHK-11/2015 tentang pembangunan hutan tanaman industri. Optimalisasi pemanfaatan lahan hutan di areal izin usaha hutan tanaman dengan pola tanam kombinasi antara tanaman hutan yang berupa pohon dengan tanaman selain pohon dan/atau hewan untuk meningkatkan produktifitas lahan hutan tanaman dengan tidak mengubah fungsi pokok usaha pemanfaatan hasil hutan kayu (agroforestri). Silvopastura adalah salah satu kegiatan agroforestri,yang mana di dalamnya terdapat kombinasi secara proporsional dengan usaha peternakan yang meliputi pelepasliaran dan/atau pengandangan ternak secara ekstensif dan intensif. Tujuan utama dari sistem silvopastura adalah untuk menghasilkan kayu berkualitas tinggi dalam jangka panjang sementara rumput di bawah tegakan dapat menjadi pakan ternak sebagai hasil jangka pendek. Secara ekonomi, mengintegrasikan antara pohon, pakan ternak, dan ternak adalah sistem manajemen untuk menghasilkan produk berharga dengan tetap mempertahankan produktivitas jangka panjang.
Collections
- MF - Forestry [1611]

