View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pemetaan Kerentanan Iklim Fokus Anak (Studi Kasus: Kota Bima).

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (11.80Mb)
      Date
      2017
      Author
      Hasaningtyas, Nisa
      Perdinan
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Perubahan iklim menjadi salah satu faktor utama berbagai persoalan lingkungan dan manusia. Pihak yang paling merasakan dampak perubahan iklim yang menyebabkan ancaman global adalah wilayah atau negara-negara miskin dan kelompok masyarakat yang rentan, seperti perempuan dan anak-anak. Pemilihan indikator disusun berdasarkan pertimbangan sensitivitas terhadap iklim dan fokus anak. Wilayah dengan tingkat keterpaparan yang “Sedang” (S) merupakan cenderung terdampak oleh adanya bangunan rumah pemukiman kumuh dan bangunan di bantaran sungai. Wilayah dengan topografi yang datar hingga landai dan memiliki frekuensi kejadian bencana alam yang sedang, sehingga dampak negatif dari bencana alam dan kondisi fisik alamiahnya sedang berpengaruh terhadap lingkungannya. Wilayah tersebut cenderung akibat curah hujan di hulu sungai yang begitu tinggi, sehingga sungai meluap ke pemukiman maupun area sawah dan mengakibatkan banjir yang sering terjadi di Kota Bima. Tingkat sensitivitas dipengaruhi oleh ketergantungan anak dan tingkat kesejahteraan masyarakat. Sensitivitas yang “Sedang” (S) ini menunjukkan cenderung banyaknya bangunan rumah pemukiman kumuh dan bangunan di bantaran sungai akan berpengaruh terhadap kondisi kesehatan anak-anak yang mengancam masyarakat kurang sejahtera. Tingkat kapasitas adaptasi dipengaruhi oleh fasilitas listrik, sanitasi, akses air minum, kesehatan, dan kesiapsiagaan bencana. Beberapa kelurahan di Kota Bima yang letaknya berdekatan cenderung memiliki kapasitas adaptasi yang “Sedang” (S), ini dipengruhi oleh interaksi masyarakat yang sama sehingga memiliki kapasitas adaptasi yang sama. Wilayah Ntobo dan Penaraga memiliki perbedaan dengan kapasitas adaptasi yang “Tinggi” (T) dan “Rendah” (R), karena Kelurahan Ntobo memiliki masyarakat yang memiliki kesadaran terhadap sensitif iklim. Kota Bima sebagian besar merupakan wilayah dengan kerentanan yang “Sedang” (S). Faktor utama dari kerentanan adalah wilayah dengan sensitivitas yang “Tinggi” (T) terhadap kondisi kesehatan anak-anak dan mengancam masyarakat kurang sejahtera yaitu pada Kelurahan Penaraga, sehingga menjadikan dampak potensial yang ada di Kelurahan Penaraga dengan kapasitas adaptasi yang “Sedang” (S) terhadap kondisi sanitasi.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/89707
      Collections
      • UT - Geophysics and Meteorology [1719]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository