View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Manfaat Ekonomi Model Kampung Konservasi Taman Nasional Gunung Halimun Salak (Studi Kasus: Kampung Cisangku, Desa Malasari, Kabupaten Bogor).

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (35.50Mb)
      Date
      2017
      Author
      Dewi, Yuraeka
      Istiqomah, Asti
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) mengalami perluasan menjadi ± 113.357 hektar (SK Menteri Kehutanan No. 175/Kpts-II/2003). Perluasan tersebut menyebabkan adanya lahan yang semula berstatus fungsi kawasan hutan lindung, hutan produksi tetap, hutan produksi terbatas menjadi kawasan konservasi. Hal tersebut menyebabkan keterbatasan akses masyarakat dalam pemanfaatan sumberdaya hutan. Program yang digagas TNGHS untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah Model Kampung Konservasi (MKK). MKK di Kampung Cisangku telah ada sejak tahun 2007, namun belum semua masyarakat terlibat. Tujuan dari penelitian adalah (1) mengidentifikasi peran stakeholder dalam program MKK Cisangku TNGHS; (2) menganalisis persepsi masyarakat Kampung Cisangku mengenai MKK Cisangku; (3) mengestimasi manfaat ekonomi dari program MKK Cisangku; dan (4) menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keterlibatan masyarakat dalam program MKK Cisangku. Metode yang digunakan adalah analisis stakeholder (aktor grid), skala likert, analisis pendapatan, market price, dan analisis regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum, stakeholder yang terlibat dalam program MKK Cisangku cukup mendukung namun perlu peningkatan peran dan kerja sama antar stakeholder. Persepsi responden masyarakat secara keseluruhan setuju dengan keberadaan program MKK di Kampung Cisangku karena dirasakan telah memberikan dampak positif baik secara sosial, ekonomi, dan lingkungan. Manfaat ekonomi program MKK di Kampung Cisangku adalah Rp 107.273.399 yang diperoleh dari program budidaya domba Garut, pembibitan tanaman dan serapan tenaga kerja, dan manfaat intangible berupa nilai perlindungan tegakan hutan. Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan masyarakat Kampung Cisangku untuk berperan aktif dalam program MKK adalah jenis kelamin, pengetahuan terhadap MKK, dan persepsi masyarakat terhadap dampak ekonomi dari keberadaan MKK.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/89630
      Collections
      • UT - Resources and Environmental Economic [2339]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository