Morfopatologi lnfeksi Reovirus Isolat Lokal pada Ayam Pedaging
Date
2004Author
Wahyuwardani, Sutiastuti
Huminto, Hernomoadi
Parede, Lies
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian untuk membuktikan peran Reovirus sebagai penginduksi sindroma kekerdilan pada ayam pedaging dilakukan dengan jalan menginokulasikan Reovirus isolat lokal pada DOC ay am pedaging sebanyak 20 ekor pada umur 1 hari pascainokulasi (pi), dan 20 ekor sebaga kelompok kontrol. Pengamatan gejala klinis, patologi anatomi dan histopatologi diamali pada umur 1, 2 dan 3 minggu pi, pada 5 ekor ayam yang diterminasi. Sebanyak 8( ekor DOC ayam pedaging yang dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan, dengan ranca igan percobaan faktorial digunakan untuk mempelajari efek imunosupresif infeksi Re virus. Hasil vaksinasi, indeks bobot organ bursa Fabricious dan limpa ayam percobaan dianalisis dengan Anova. Untuk mendukung hasil tersebut juga dilakukan penghitungan Jumlah IgG pada sel plasma dengan melakukan imunohistokimia menggunakan metode Immunohistochemistry pada organ usus, timus, limpa dan bursa Fabricious. Hasil penelit an ini menunjukkan bahwa Reovirus isolat lokal menyebabkan diare, pertumbuhan tei hambat, enteritis, pankreatitis, malabsorpsi, atrofi bursa Fabricious, hipertrofi limpa, sesuai dengan gejala sindroma kekerdilan. Hambatan pertumbuhan mencapai 14,7% pada kelompok ayam yang diinokulasi Reovirus. Inokulasi Reovirus menyebabkan titer antibodi terhadap ND (New Castle Disease) rendah pada umur 1, 2 dan 3 minggu rascavaksinasi. Efek imunosupresif infeksi Reovirus isolat lokal juga ditunjukkan oleh hasil penghitungan jumlah sel B yang mengandung IgG pada bursa Fabricious, dengan jumlah sedikit.
Collections
- MF - Veterinary Science [1012]


