View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Suhu terhadap Jumlah dan Diferens ia s i Leukosit serta Kadar Malondialdehid (MDA) Burung Puyuh (Coturnix coturnix Japonica).

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (8.248Mb)
      Date
      2017
      Author
      Sasmita, Annissa Nuridfi
      Santoso, Koekoeh
      Achmadi, Pudji
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Permasalah utama pada peternakan unggas daerah tropis yang sering terjadi adalah tinggi angka mortalitas. Kematian yang terjadi rata-rata karena unggas terkena heat stres atau stres panas yang diakibatkan oleh temperatur yang tinggi ( >28 °C). Salah satu bentuk stres akibat pemberian cekaman panas adalah stress oksidatif akibat peningkatan radikal bebas yang ditandai dengan meningkatnya kadar differensial leukosit (heterofil, limfosit, monosit, basofil, dan eosinophil), jumlah BDP dan MDA. Cekaman panas yang berkepanjangan diberikan pada 24 ekor burung puyuh yang dikelompokkan dalam empat grup yaitu A (39 °C), B (41 °C), C (43 °C) dan D (45 °C). Pemberian cekaman panas dilakukan saat puyuh berumur 2 hari. Pengambilan darah dilakukan saat puyuh berumur 6 minggu. Hasil pengamatan yang dibandingkan dengan kelompok kontrol secara keseluruhan menunjukkan terjadi peningkatan jumlah pada semua kelompok perlakuan. Parameter yang mengalami peningkatan yaitu jumlah butir darah putih, heterofil, eosinophil, monosit, rasio H/L serta kadar malondialdehid (MDA). Sedangkan pada parameter limfosit dan basofil terjadi penurunan jumlah dibandingkan dengan kelompok kontrol. Peningkatan pada parameter utama yaitu, rasio H/L dan kadar MDA mengindikasikan pememeliharaan pada suhu >25 °C dapat menimbulka n stres oksidatif akibat cekaman panas pada puyuh.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/89047
      Collections
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology [1047]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository