View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penentuan Waktu untuk Uji Cepat Vigor Benih dengan Metode Pemunculan Radikula (Radicle Emergence) pada beberapa Varietas Padi (Oryza sativa L.).

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (11.68Mb)
      Date
      2017
      Author
      Andripa
      Budiman, Candra
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kurangnya ketersediaan benih bermutu merupakan salah satu penyebab rendahnya produksi padi di lapangan. Vigor adalah salah satu indikator mutu fisiologi yang sangat berhubungan erat dengan performa bibit di lapangan. Salah satu metode uji vigor benih yang sudah divalidasi ISTA (2014) adalah uji pemunculan radikula (Radicle Emergence) pada komoditas jagung dan kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan waktu pengamatan radikula yang tepat pada uji pemunculan radikula benih padi (Oryza sativa L.) serta mengkorelasikannya dengan tolok ukur mutu fisiologi benih. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, IPB pada bulan Februari - Maret 2017. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor perlakuan dan empat ulangan. Faktor pertama adalah varietas padi dan faktor kedua adalah waktu pengamatan radikula. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengamatan radikula pada uji cepat vigor benih padi sawah (Inpari 29, Inpari 30, IPB 3S, IPB 4S, Ciherang) dan padi rawa (Inpara 2 dan Inpara 8) dengan metode RE (Radicle Emergence) dapat dilakukan setelah benih dikecambahan ± 100 jam pada suhu 20 ± 2 ⁰C, sedangkan pada padi gogo (Inpago 8 dan Limboto) pengamatan radikula dengan metode RE (Radicle Emergence) dapat dilakukan setelah benih dikecambahan ± 105 jam pada suhu 20 ± 2 ⁰C. Hasil uji RE padi sawah berkorelasi positif dan erat dengan tolok ukur kecepatan tumbuh, bobot kering kecambah normal, dan laju pertumbuhan kecambah, sedangkan hasil uji RE padi rawa berkorelasi positif dan sangat erat dengan tolok ukur bobot kering kecambah normal dan laju pertumbuhan kecambah. Hasil uji RE padi gogo berkorelasi positif dan sangat erat pada tolok ukur daya berkecambah, indeks vigor, dan kecepatan tumbuh.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/88979
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository