View Item 
      •   IPB Repository
      • IPBana
      • Articles
      • Faculty of Agriculture
      • Landscape Architecture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • IPBana
      • Articles
      • Faculty of Agriculture
      • Landscape Architecture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Komersialisasi Varietas Unggul dan Perbenihan Kedelai di Indonesia

      Thumbnail
      View/Open
      PROS2_2006 TBU.pdf (13.24Mb)
      Date
      2006-11
      Author
      Budiarti, Tati
      Hadi, Setia
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Luas panen kedelai nasional dalam dekade terakhir terus menurun sangat tajam. Hal ini memerlukan perhatian dan pengkajian permasalahan serta upaya pemecahannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi perkembangan produksi kedelai, komersialisasi varietas unggul. sistem pengadaan benih kedelai, permasalahan dan model pengembangan perbenihan kedelai. Penelitian dilakukan mulai Maret hingga Mei 2005. Metode survei dan studi pustaka untuk mendapatkan informasi data sekunder dan wawancara dengan pihak terkait untuk mendapatkan data primer. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam dekade terakhir, luas panen dan produksi kedelai terus menurun tajam. lebih dari 50%, sedangkan produktivitas meningkat hanya sekitar 3% per tahun. Hal ini tidak sebanding dengan peningkatan kebutuhan, yang berakibat kepada peningkatan secara tajam impor kedelai. Jumlah varietas unggul nasional yang telah dilepas dari lahun 1918 hingga lahun 2002 sebanyak 55 varielas. Perkembangan varietas tersebut mencakup potensi hasil yang meningkat, ketahanan penyakit relalif lebih baik. dan umur tanaman lebih genjah. Produksi Benih Penjenis dilakukan oleh Balilkabi, Benih Dasar dan Benih Pokok dilakukan oleh Balai Benih, dan Benih Sebar serta benih berlabel merah jambu diproduksi oleh produsen atau penangkar benih. Pengawasan mutu benih dilakukan oleh BPSBTPH. Produksi benih kedelai bersertifikat masih terbatas. Distribusi dan pemasaran benih kedelai mengikuti sistem Jabal dengan teknologi produksi yang masih sederhana. Faktor lain yang berperan dalam penurunan luas tanam kedelai adalah daya saing kedelai yang rendah terhadap komoditas yang lain. Model pengembangan perbenihan yang diajukan adalah perbaikan sistem dan teknologi dalam pengadaan benih sumber hingga Benih Sebar. Promosi varielas unggul baru disertai pengadaan benih yang memadai. lnsentif bagi produsen benih kedelai masih diperlukan terutama untuk areal pengembangan dan binaan. Sertifikasi dalam produksi benih kedelai khususnya dalam pengujian mutu benih lebih singkat waktunya untuk mengoplimalkan pemasaran benih.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/88404
      Collections
      • Landscape Architecture [127]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository