View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Model Produktivitas Bagi Hasil Agroindustri Gula Tebu dalam Kemitraan antara Petani dan Perusahaan: Studi kasus di PG Kremboong, Sidoarjo.

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (26.28Mb)
      Date
      2017
      Author
      Cahyani, Wahyu Kanti Dwi
      Marimin
      Sukardi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Aktivitas agroindustri gula, terdapat ketidakpercayaan petani dalam sistem pengukuran hasil rendemen gula yang mempengaruhi kinerja dan pendapatan petani. Tujuan penelitian ini adalah: 1) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi rendemen tebu; 2) membangun model prediksi rendemen; 3) membangun model produktivitas bagi hasil; 4) menganalisis kelembagaan untuk meningkatkan produktivitas bagi hasil; dan 5) menyusun strategi sebagai rekomendasi untuk meningkatkan produktivitas bagi hasil. Metode yang digunakan berdasarkan pendekatan sistem, regresi linier berganda menggunakan SPSS dan pendekatan fungsi produksi, ISM dan SWOT-AHP, serta verifikasi dan validasi berdasarkan justifikasi dari pakar. Hasil penelitian adalah kualitas tebu, brik dan pol menjadi faktor yang mempengaruhi rendemen. Model prediksi rendemen memperoleh nilai 7.17% dan r2 100%. Model produktivitas bagi hasil yang terpilih adalah model skema ke-2 yaitu 66:34 rendemen <6%; 70:30 rendemen 6.01%-7.00%, 72.5:27.5 rendemen 7.01%-8.00% dan 75:25 rendemen >8.01% dan sistem beli putus. Model produktivitas bagi hasil disimulasikan pada kondisi rendemen tebu yang berbeda dan menghitung nilai keuntungan petani. Keuntungan petani pada saat hasil prediksi rendemen 7.17% untuk model skema ke-2 yaitu Rp12 293 991/ha dan sistem beli putus yaitu Rp11 631 884/ha. Analisis kelembagaan dalam kemitraan diperoleh satu sub elemen kunci tujuan yaitu keadilan antara petani dan PG; dua sub elemen kunci kendala adalah belum tersedianya pengukuran rendemen secara individu yang lebih akurat dan terpercaya dan ketidaktersediaan lembaga pendukung; empat sub elemen kunci kebutuhan ketersediaan alat untuk mengukur rendemen tebu secara individu (core sampler), tersedianya perjanjian kontrak kerjasama, adanya tim pengawas dan pengamat rendemen, dan adanya undangundang tentang bagi hasil; dan satu sub elemen kunci pelaku yaitu Lembaga peneliti. Usulan strategi yang terpilih untuk produktivitas bagi hasil adalah pengelolaan lahan tebu yang terintegrasi dengan pengelolaan pabrik dengan nilai bobot 0.170 dan sistem beli putus dengan nilai bobot 0.116.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/88321
      Collections
      • MT - Agriculture Technology [2430]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository