Potensi Lahan Kawasan Perkebunan di Kabupaten Subang Bagian Tengah untuk Pengembangan Komoditas Karet (Studi kasus Kecamatan Cipeundeuy dan Dawuan)
View/ Open
Date
2017Author
Affifah, Fairus Nur
Iswati, Asdar
Hermanu, Widjaja
Metadata
Show full item recordAbstract
Kawasan budidaya pertanian di Kabupaten Subang dibagi menjadi kawasan
tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan. Berdasarkan nilai
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Subang tahun 2015
kontribusi sub-sektor perkebunan sangat rendah. Sehingga produktivitas tanaman
perkebunan perlu ditingkatkan dengan cara pengelolaan lahan yang tepat sesuai
dengan faktor penghambat kelas kesesuaian lahan. Penelitian ini bertujuan untuk
memetakan dan mengindentifikasi satuan lahan skala 1:50.000, menganalisis
lahan tersedia pada kawasan perkebunan, mengevaluasi kelas kesesuaian lahan
untuk komoditas karet, dan menganalisis potensi lahan tersedia untuk
pengembangan komoditas karet. Tahapan pelaksanaan penelitian meliputi
identifikasi kawasan perkebunan di Kabupaten Subang Bagian Tengah,
menentukan komoditas perkebunan yang akan dikembangkan, pemetaan
penggunaan lahan dan statusnya, pemetaan satuan lahan skala 1:50.000, analisis
ketersediaan lahan di kawasan perkebunan, evaluasi kesesuaian lahan tersedia dan
analisis lahan yang berpotensi untuk komoditas karet pada lahan tersedia di
kawasan perkebunan. Satuan lahan di kawasan perkebunan Kecamatan
Cipeundeuy terdapat 11 jenis dan Kecamatan Dawuan terdapat 5 jenis. Lahan
tersedia di kawasan perkebunan Kecamatan Cipeundeuy dan Dawuan sebesar
94.83% dan 92.67%. Kelas kesesuaian lahan untuk komoditas karet aktual S3 dan
potensial S2. Untuk pengembangan komoditas karet pada lahan tersedia di
kawasan perkebunan Kecamatan Cipeundeuy 91.91% berpotensi dan 8.09%
berpotensi marginal, dan Kecamatan Dawuan berpotensi 65.42% dan berpotensi
marginal 34.58%.
