View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Keefektifan Lendir Bekicot (Achatina fulica Ferussac) dalam Mengendalikan Cendawan Patogen Terbawa Benih Kedelai (Glycine max(L.)Merr.)

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (10.44Mb)
      Date
      2017
      Author
      Febriyandi, Egelin
      Yuliani, Titiek Siti
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kedelai merupakan tanaman pangan terpenting ketiga di Indonesia setelah padi dan jagung. Kebutuhan kedelai juga mengalami peningkatan baik terhadap produk asli maupun produk olahan. Mutu dan kesehatan benih merupakan hal yang harus diperhatikan untuk menghasilkan produksi yang maksimum. Benih yang terserang hama dan penyakit dapat menurunkan viabilitas benih. Benih merupakan salah satu media penyebaran inokulum bagi organisme pengganggu tanaman. Bekicot mempunyai resistensi terhadap mikroorganisme, kemampuan resisten terhadap mikroorganisme ini tampaknya terdapat dalam kandungan lendirnya. Penelitian ini bertujuan menguji keefektifan lendir bekicot dalam mengendalikan cendawan patogen terbawa benih kedelai. Metode yang dilakukan meliputi uji blotter benih, uji di antara media kertas kemudian digulung dan dilapisi plastik, hambatan pertumbuhan koloni cendawan dengan media beracun, serta identifikasi secara langsung dan secara mikroskopis. Peubah pengamatan yang diamati meliputi, tingkat infeksi cendawan terhadap benih, daya berkecambah, potensi tumbuh maksimum dan persentase penghambatan lendir bekicot terhadap cendawan patogen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa lendir bekicot pada konsentrasi 25% (v/v) pada media PDA dapat menekan pertumbuhan koloni Aspergillus flavus pada hari ke tujuh sebesar 89.3% dan A. niger sebesar 89.9 % yang merupakan cendawan terbawa benih kedelai. Benih kedelai yang diberi perlakuan lendir bekicot memiliki daya berkecambah terkecil dibandingkan dengan kontrol dan fungisida, yaitu sebesar 75.3% dan potensi tumbuh maksimum sebesar 93.3%.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/88138
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository