View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Supply Chain Komoditas Bawang Merah (Studi kasus : Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (27.76Mb)
      Date
      2017
      Author
      Riyani, Afin
      Falatehan, Faroby A
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Brebes merupakan salah satu produsen bawang merah terbesar di Indonesia. Namun, tingginya produksi bawang merah di Brebes tidak membuat harga bawang merah di daerah tersebut stabil. Harga yang terjadi di tingkat konsumen akhir dinilai belum seimbang jika dibandingkan dengan margin pemasaran yang diterima oleh pedagang perantara. Hal tersebut menyebabkan harga bawang merah di tingkat konsumen relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan harga bawang merah di tingkat petani. Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis usaha serta keuntungan yang diterima petani, (2) menganalisis rantai pasok bawang merah, serta (3) menganalisis efisiensi saluran rantai pasok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil analisis pendapatan bawang merah di Desa Klampok, diperoleh penerimaan sebesar Rp 42.750.000, dan diperoleh pendapatan atas biaya total sebesar Rp 12.874.725 dan pendapatan atas biaya tunai sebesar Rp 17.009.875. R/C atas biaya tunai sebesar 1,66 sedangkan R/C atas biaya total sebesar 1,43. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat pola saluran pemasaran yang terjadi di Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes yang menjembatani kegiatan pemasaran antara petani dengan konsumen akhir. Pola saluran pemasaran tersebut terbentuk dari beberapa tingkatan pelaku utama mulai dari petani, pedagang pengumpul tingkat desa, pedagang pengumpul tingkat kecamatan, dan pedagang pengumpul tingkat kabupaten. Pola saluran pemasaran IV merupakan pola saluran pemasaran yang paling efisien dibandingkan saluran pemasaran lainnya karena memiliki total margin pemasaran terkecil dan farmer’s share terbesar.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/87952
      Collections
      • UT - Resources and Environmental Economic [2339]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository