Analisis Nilai Tambah dan Profitabilitas Usaha Olahan Ubi Cilembu pada Usaha Ma Utik di Desa Cilembu Kabupaten Sumedang
Abstract
Usaha pengolahan ubi cilembu di Kabupaten Sumedang merupakan usaha yang mulai berkembang di Kabupaten Sumedang. Usaha olahan ubi cilembu Ma Utik adalah salah satu produsen pengolahan ubi cilembu di Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang. Usaha olahan Ma Utik mulai memproduksi dan menjual olahan ubi cilembu seperti keripik balado dan dodol sejak tahun 2010. Pengolahan ubi cilembu yang dilakukan oleh usaha Ma Utik merupakan salah satu cara untuk dapat mengantisipasi lonjakan produksi yang tidak lolos sortir dalam proses pemasaran, sekaligus memberikan nilai tambah, dan dapat meningkatkan harga jual ubi cilembu. Adanya proses pengolahan ubi cilembu menjadi olahan makanan ringan tentunya akan meningkatkan nilai tambah pada komoditas ubi cilembu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya profitabilitas dan membandingkan nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan ubi cilembu menjadi keripik balado dan dodol. Analisis nilai tambah menggunakan metode Hayami, sedangkan analisis profitabilitas usaha menggunakan perhitungan titik impas, Marginal Income Ratio (MIR) dan Marginal of Safety (MOS). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa usaha olahan ubi cilembu Ma Utik mampu menghasilkan laba, hal tersebut dilihat dari total penjualan masing - masing produk berada diatas titik impas. Tingkat profitabilitas pada produk olahan keripik balado lebih tinggi dibandingkan dengan olahan dodol yaitu sebesar 53.72 persen. Analisis nilai tambah menunjukkan bahwa produk olahan keripik balado memiliki nilai tambah yang paling tinggi sebesar Rp14 396 per kilogram dengan kapasitas produksi 52.50 kemasan per hari.
Collections
- UT - Agribusiness [4776]
