View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Jumlah Satuan Panas terhadap Kematangan Pascapanen dan Viabilitas Benih Pepaya Callina

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (12.90Mb)
      Date
      2017
      Author
      Farida, Rani
      Widodo, Winarso Drajad
      Suketi, Ketty
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penanganan pascapanen yang tepat merupakan faktor yang penting untuk mengurangi tingkat kehilangan dan mempertahankan kualitas buah pepaya. Kualitas buah dan benih pepaya dipengaruhi oleh stadia kematangan. Akumulasi satuan panas merupakan salah satu metode yang dapat digunakan dalam menentukan kriteria kematangan buah. Melalui metode ini diharapkan dapat ditentukan tingkat kematangan buah yang tepat baik untuk tujuan konsumsi maupun perbanyakan benih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kriteria kematangan pascapanen buah dan viabilitas benih pepaya Callina dari umur petik berdasarkan satuan panas yang berbeda setelah dipanen hingga mencapai tingkat kematangan tertentu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga September 2015 di kebun kelompok tani Mekarsari, Rancabungur Bogor, Laboratorium Pascapanen dan Laboratorium Ilmu Teknologi Benih Departemen Agronomi dan Hortikultura, Institut Pertanian Bogor. Penelitian menggunakan rancangan kelompok lengkap teracak faktor tunggal dengan 4 ulangan. Terdapat 5 taraf umur panen berdasarkan akumulasi satuan panas yaitu: 2 100, 2 200, 2 300, 2 400, dan 2 500 oC hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buah pepaya yang dipanen lebih tua memiliki umur simpan lebih pendek dibandingkan dipanen lebih muda. Umur panen tidak mempengaruhi susut bobot, kelunakan kulit dan daging buah pepaya Callina. Kadar vitamin C dan padatan terlarut total meningkat seiring semakin lamanya umur panen. Padatan terlarut total pada 2 500 oC hari sebesar 12.19 obrix tidak berbeda nyata dengan 2 300, dan 2 400 oC hari. Kandungan vitamin C berkisar antara 37.40 hingga 69.96 mg/100 g bagian dapat dimakan. Vigor dan viabilitas benih mencapai maksimum pada 2 300 oC hari. Buah pepaya untuk tujuan konsumsi sebaiknya dipanen sejak 2 300 o C hari demikian halnya dengan buah untuk tujuan produksi benih yang diikuti pemeraman hingga kuning penuh.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/87511
      Collections
      • MT - Agriculture [4005]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository