View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Agribusiness
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Agribusiness
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Usahatani Bawang Merah di Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes.

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (1.415Mb)
      Date
      2016
      Author
      Haryati, Tuti
      Winandi, Ratna
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Bawang merah merupakan komoditi hortikultura yang memiliki nilai ekonomi cukup penting di Indonesia. Kabupaten Brebes merupakan sentra produksi bawang merah terbesar namun pertumbuhan produktivitasnya tergolong rendah. Desa Rengaspendawa merupakan desa di Kabupaten Brebes yang mengalami masalah kelangkaan bibit yang menyebabkan harga bibit menjadi mahal. Perbedaan harga dan biaya pada sistem penjualan tebasan dan setelah panen menyebabkan adanya perbedaan pendapatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat keragaan usahatani bawang merah dan menganalisis pendapatan usahatani bawang merah dengan membandingkan dua sistem penjualan. Penentuan responden petani secara snowball sampling sebanyak 40 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa keragaan usahatani di tempat penelitian memiliki corak usahatani yang orientasinya ke pasar, organisasi usahatani dilakukan secara individu oleh petani sendiri, pola tanam nya tidak khusus terdiri dari bawang merah, padi dan cabe serta ditanam campuran dengan tumpangsari (cabe dan bawang merah), dan tipe usahatani bawang merah sesuai dengan keadaan alamnya karena termasuk dalam budaya yang turun temurun. Hasil analisis pendapatan per hektar diperoleh bahwa sistem penjualan tebasan lebih menguntungkan. Sedangkan untuk keefisienan sistem penjualan tebasan lebih efisien apabila di lihat dari R/C rasio atas biaya total yaitu 1.28 dan sistem penjualan setelah panen lebih efisien apabila dilihat dari R/C rasio atas biaya tunai yaitu 2.77.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/86145
      Collections
      • UT - Agribusiness [4776]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository