View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Hubungan Antara Kekeringan Meteorologi Dan Kekeringan Pertanian Menggunakan Spi Dan Vhi

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (2.007Mb)
      Date
      2016
      Author
      Ma’rufah, Ummu
      Hidayat, Rahmat
      Prasasti, Indah
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kekeringan pertanian memiliki keterkaitan dengan kekeringan meteorologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui durasi, sebaran spasial, dan ketegori dari kekeringan meteorologi dan kekeringan pertanian serta mengetahui hubungan antara keduanya. Data yang digunakan yaitu data bulanan CHIRPS dan MODIS. Kekeringan meteorologi dan kekeringan pertanian intensif terjadi pada tahun-tahun El Niño. Durasi kekeringan meteorologi di wilayah dengan tipe curah hujan ekuatorial dan lokal tidak dapat di tentukan secara pasti, sedangkan durasi di wilayah dengan tipe curah hujan monsunal secara umum adalah 6 bulan, yaitu dari Juni sampai November. Kekeringan pertanian secara umum terjadi dari bulan Agustus hingga November. Secara spasial kekeringan meteorologi dan kekeringan pertanain tahun 2015 memiliki luasan yang lebih besar dan kategori kekeringan ekstrim (SPI<-2 dan VHI<10) yang lebih tinggi daripada tahun 2002. Kekeringan pertanian secara umum intensif terjadi di daerah yang memiliki tipe curah hujan monsunal seperti Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Lampung, Kalimantan bagian selatan dan Sulawesi bagian selatan. VHI berkorelasi signifikan dengan SPI-3 sebesar 58% dari total wilayah Indonesia. Artinya, defisit curah hujan selama tiga bulan memberikan dampak yang besar terhadap kekeringan pertanian di Indonesia atau dapat dikatakan bahwa kekeringan pertanian memiliki time lag selama 3 bulan dari terjadinya kekeringan meteorologi. Secara umum, SPI-3 dan VHI dapat digunakan untuk mengetahui hubungan antara kekeringan meteorologi dan kekeringan pertanian di Indonesia.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/85929
      Collections
      • UT - Geophysics and Meteorology [1720]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository