View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Aliran Rendah Dengan Koefisien Resesi Untuk Pendugaan Surut Banjir Di Daerah Aliran Sungai Ciliwung

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.101Mb)
      Date
      2016
      Author
      Septiano, Rafael
      Pawitan, Hidayat
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      DAS Ciliwung termasuk kedalam prioritas nasional dikarenakan setiap aliran sungai dari wilayah hulu, tengah, dan hilir dapat meentukan potensi kejadian banjir. Banjir yang terjadi di wilayah DKI Jakarta ditentukan oleh aliran sungai di DAS Ciliwung secara keseluruhan, mulai dari daerah hulu, tengah, maupun hilir. Tinggi muka air yang berlebihan di setiap stasiun pengamatan yang menyebabkan bencana banjir di Provinsi DKI Jakarta selalu terjadi setiap tahunnya. Kejadian banjir di wilayah DKI Jakarta dapat terjadi setiap periode ulang tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis frekuensi banjir untuk berbagai periode ulang di setiap DAS Ciliwung untuk bagian hulu, tengah, dan hilir serta menduga surut banjir dari setiap stasiun pengamatan dan periode ulang dengan menentukan koefisien resesi. Ketiga stasiun pengamatan dalam wilayah DAS Ciliwung, baik stasiun pengamatan Katulampa, Depok, dan Manggarai menggunakan distribusi Log Pearson Tipe III dalam menentukan debit banjir berdasarkan periode ulang 2, 5, 10, dan 20 tahunan. Waktu surut banjir setiap periode ulang tidak menunjukkan hubungan linier. Waktu surut di wilayah hulu selama periode ulang 2, 5, 10, dan 20 tahunan berturut – turut adalah 208 jam, 340 jam, 21 jam, dan 221 jam. Sedangkan surut banjir di wilayah tengah selama periode ulang memiliki waktu yang berbeda antara 9 – 32 jam. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa tidak terlihat pola yang jelas antara surut banjir dan periode ulang. Pendugaan surut banjir tidak dapat dilakukan untuk wilayah Manggarai.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/85925
      Collections
      • UT - Geophysics and Meteorology [1720]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository