Coastal Upwelling Di Perairan Selatan Pulau Sumbawa.
Abstract
Sirkulasi dan karakteristik massa air di perairan selatan Pulau Sumbawa
dipengaruhi kuat oleh sistem angin monsun. Variasi nilai arah dan kecepatan
angin monsun berdampak terhadap kejadian coastal upwelling. Tujuan penelitian
untuk mengetahui variasi nilai Ekman transport dan Ekman pumping, mengetahui
variasi nilai SPL dan klorofil-a, dan mengetahui hubungan statistik antara SPL
dan klorofil-a. Pada musim JJA memiliki nilai tertinggi Ekman transport (-0.72
m2 s-1) yang dominan menggerakkan massa air menuju Samudera Hindia dan
Ekman pumping (0.15x10-4 m2 s-1) yang dominan menggerakkan pengangkatan
massa air (upwelling). Dampak kejadian coastal upwelling dapat diidentifikasi
melalui SPL yang lebih dingin dan konsentrasi klorofil-a tinggi. Nilai SPL
terendah (26.58 oC) dan konsentrasi klorofil-a tertinggi (0.6 mg m-3) terjadi pada
musim JJA. Hubungan penurunan SPL terhadap peningkatan konsentrasi klorofila
tertinggi terjadi pada musim JJA dengan koefesien korelasi (r=-0.83) dan regresi
(r2=0.69) yang berarti bahwa penurunan SPL dapat dijelaskan secara linier
sebesar 0.69 terhadap peningkatan konsentrasi klorofil-a dan 0.31 dijelaskan oleh
faktor lain seperti adanya suplai nutrien yang merupakan produk run-off dari
daratan dan proses pengadukan dasar perairan (mixing) yang intensif disepanjang
pesisir pantai.
