View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Respon Fisiologis Sapi Perah Friesian Holstein (Fh) Terhadap Lingkungan Mikroklimat Pada Tiga Dataran Tinggi Yang Berbeda Di Jawa Barat.

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (7.733Mb)
      Date
      2016
      Author
      Nadirah
      Al Zahra, Windi
      Yani, Ahmad
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Jawa Barat merupakan salah satu provinsi sentra peternakan sapi perah di Indonesia dengan jumlah populasi terbesar ke tiga setelah Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh perubahan kondisi lingkungan mikro terhadap respon fisiologis sapi perah yang dipelihara di dataran tinggi. Beberapa kabupaten sentra pengembangan sapi perah di Jawa Barat diantaranya adalah Kabupaten Bandung Barat (Kecamatan Lembang), Bandung Selatan (Kecamatan Pangalengan), dan Garut (Kecamatan Bayongbong). Pemilihan lokasi berdasarkan ketinggian tempat sesuai dengan persyaratan lokasi pengelolaan sapi perah yang berhubungan dengan mikroklimat. Pengukuran lingkungan mikro meliputi suhu lingkungan, kelembaban, instensitas cahaya matahari (lux,) dan Temperature Humidity Index (THI). Pengukuran respon fisiologis meliputi denyut jantung, frekuensi nafas, suhu rektal, suhu permukaan kulit, dan suhu tubuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi penelitian (dataran tinggi) mempengaruhi kondisi lingkungan mikro kandang yang berhubungan terhadap respon fisiologis ternak. Rata-rata nilai THI di Lembang dan Pengalegan masing-masing < 72, hal ini menunjukkan sapi dalam keadaan nyaman. Nilai THI Bayongbong >72, hal ini menujukkan sapi mengalami stres ringan. Secara umum puncak tertinggi respon fisiologis dari setiap lokasi terjadi pada siang hari ketika suhu meningkat dan kelembaban relatif menurun.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/85915
      Collections
      • UT - Animal Production Science and Technology [4045]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository