View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Statistics and Data Sciences
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Statistics and Data Sciences
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Perbandingan Metode Bayesian Tak Langsung Dan Box- Jenkins Dalam Pengidentifikasian Ordo Proses Regresi Diri Pada Data Deret Waktu

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (986.0Kb)
      Date
      2016
      Author
      Amanda, A Bio Dara
      Sadik, Kusman
      Alamudi, Aam
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Model regresi diri (autoregressive) yang dinotasikan dengan AR(p) banyak digunakan untuk pemodelan data deret waktu di berbagai bidang studi seperti ekonomi, pertanian, teknik, dan lingkungan. Tahapan yang sangat penting dalam pemodelan adalah pada tahap awal yaitu mengidentifikasi ordo p dari model autoregresive. Metode yang sering digunakan adalah metode Box-Jenkins yaitu mencocokkan fungsi korelasi diri (ACF) yang didapatkan dari data dengan teori ACF untuk model AR(p), kemudian model terbaik didapatkan dengan melihat nilai Akaike’s Information Criterion (AIC) terkecil dari beberapa kandidat model. Metode lain yang dikembangkan adalah metode Bayesian tak langsung dengan mengombinasikan fungsi kemungkinan dan dua prior yaitu prior natural-conjugate dan prior Jeffrey untuk mendapatkan sebaran posterior dari koefisien AR(p). Metode Box-Jenkins dan Bayesian tak langsung dievaluasi melalui studi simulasi dengan melihat persentase keakuratan dari proses pemilihan ordo model AR(p). Pada hasil simulasi didapatkan bahwa metode Bayesian tak langsung lebih efektif untuk menentukan ordo AR ketika ukuran amatan cukup besar minimum 300 amatan. Pada data aplikasi, suhu rata-rata di Kabupaten Lampung Utara diamati dalam kurun waktu 2 tahun yaitu dari periode 1 Januari 2013 sampai 31 Desember 2014 sehingga terdapat 730 amatan. Oleh karena itu, metode Bayesian tak langsung lebih baik digunakan untuk mengidentifikasi ordo model AR pada data suhu ratarata di Kabupaten Lampung Utara dan model yang tepat adalah AR(3).
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/85765
      Collections
      • UT - Statistics and Data Sciences [2260]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository