Respon Fisiologis Sapi Perah Friesian Holstein Saat Musim Kemarau pada Pemeliharaan Intensif di Dataran Sedang.
View/ Open
Date
2016Author
Hadiyawan, Fachri
Atbany, Afton
Anggraeni, Anneke
Metadata
Show full item recordAbstract
Perubahan iklim ekstrim dunia berdampak pada sektor peternakan sapi
perah di Indonesia.Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan antara
perubahan kondisi lingkungan mikro terhadap respon fisiologis sapi perah yang
dipelihara pada kondisi dataran sedang. Data fisiologis dapat digunakan sebagai
informasi untuk penentuan suhu kritis berdasarkan respon fisiologis sapi perah FH
pada dataran sedang dan dapat memberikan masukan untuk perbaikan manajemen
lingkungan ternak dalam pemeliharaan sapi perah. Hasil pengukuran lingkungan
mikro meliputi pengukuran temperatur suhu lingkungan, kelembaban, kecepatan
angin, instensitas cahaya matahari, dan Temperature Humidity Index. Pengukuran
respon fisiologis meliputi pengukuran denyut jantung, frekuensi nafas, suhu
rektal, suhu permukaan kulit dan suhu tubuh. Nilai THI 71.78 sampai 80.52. THI
tersebut meningkatkan aktifitas fisiologis tubuh dan menandakan sapi masih
dalam kondisi nyaman hingga stres sedang. THI berpengaruh nyata (P<0.05)
terhadap respon fisiologis yaitu suhu rektal, suhu kulit, suhu tubuh dan respirasi,
namun tidak berpengaruh (P>0.05) terhadap denyut jantung. Perubahan kondisi
lingkungan mikro di dataran sedang dan saat musim kemarau berbanding lurus
dengan perubahan respon fisiologis yang ditandai dengan tingginya nilai THI.
