View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Perkembangan Histomorfologis Lambung Fetus Kambing Kacang (Capra hircus) Umur 15 Minggu dari Indukan yang Diberi Pregnant Mare Serum Gonadotropin

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (10.96Mb)
      Date
      2017
      Author
      Sugihastuti, Apriyanti
      Winarto, Adi
      Manalu, Wasmen
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pregnant Mare Serum Gonadotropin (PMSG) merupakan hormon yang berperan dalam memperbanyak jumlah folikel. Folikel-folikel tersebut berguna untuk memproduksi estrogen. Sekresi estrogen memicu pembebasan Luteinizing Hormone (LH), yang selanjutnya terjadi ovulasi dan menstimulasi terjadinya diferensiasi folikel ovarium menjadi sel luteal. Sel luteal berfungsi mensekresi progesteron, dan pada rasio tertentu dengan estrogen, dapat mempengaruhi fertilisasi, persiapan uterus menerima embrio, perkembangan plasenta yang berpengaruh pada pertumbuhan embrio dan fetus. Optimasi lingkungan mikrouterus dapat berpengaruh pada ekspresi genetik yang dapat berpengaruh pada bobot lahir, dan perkembangan organ internal. Lambung merupakan organ pencernaan yang penting untuk dikaji perkembangannya yang berhubungan dengan fungsinya pada fetus. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perkembangan histomorfologis lambung fetus kambing kacang (Capra hircus) berumur 15 minggu. Evaluasi jaringan lambung fetus didapatkan dari indukan yang diberi perlakuan PMSG dengan dosis 7.5 IU/kg, 15 IU/kg BB dan induk kontrol. Sampel jaringan lambung fetus kambing dari empat bagian lambung berbeda yang diproses dengan teknik histologi dan pewarnaannya menggunakan Hematoksilin Eosin (HE) dan Cason's Trichrome. Hasil menunjukkan bahwa perkembangan papila rumen mencapai setengah dari tinggi lamina epitelia, permukaan mukosa tumbuh lebih tebal, sementara pada epitel retikuler fetus dari induk perlakuan, pertumbuhan epitelnya mengikuti arah penonjolan mukosa, perkembangan epitel omasum fetus dari induk perlakuan mempunyai epitel papila tersier dan kuartener yang telah terpisah. Pada epitel abomasum telah berkembang bagian dari kardia, fundus, dan pilorus. Kesimpulannya, perkembangan histomorfologis lambung fetus dari induk perlakuan hormonal tumbuh lebih baik dibandingkan dengan fetus dari induk kontrol
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/85565
      Collections
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology [1047]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository