View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pertumbuhan dan Produksi Sepuluh Genotipe Hotong (Setaria italica (L.) Beauv) pada Cekaman Salinitas

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (11.83Mb)
      Date
      2017
      Author
      Ulum, Catur Fachul
      Ardie, Sintho Wahyuning
      Khumaida, Nurul
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Salinitas merupakan salah satu cekaman abiotik utama yang menghambat produksi pangan dunia. Risiko dampak salinitas semakin meningkat di Indonesia akibat meningkatnya permukaan air laut. Oleh karena itu, pengembangan tanaman toleran salinitas sangat penting untuk menjaga produksi pangan. Hotong (Setaria italica (L.) Beauv.) merupakan salah satu tanaman sumber karbohidrat yang dilaporkan memiliki toleransi yang baik terhadap cekaman salinitas sehingga potensial untuk dikembangkan. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pertumbuhan dan produksi sepuluh genotipe hotong pada cekaman salinitas. Penelitian ini dilakukan di rumah kaca kebun percobaan Cikabayan (240 m dpl) pada bulan Juni sampai dengan Oktober 2016. Percobaan disusun berdasarkan rancangan kelompok lengkap teracak dua faktor dengan lima ulangan. Faktor pertanaman adalah 10 genotipe hotong yaitu ICERI 1, ICERI 2, ICERI 3, ICERI 4, ICERI 5, ICERI 6, ICERI 7, ICERI 8, ICERI 9 dan ICERI 10. Faktor kedua adalah cekaman salinitas menggunakan NaCl, yang terdiri atas 0 mM dan 60 mM yang setara dengan konduktivitas elektrik sebesar 2.2±0.6 dS.m-1 dan 6.7±1.6 dS.m-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan produksi hotong beragam antar genotipe. Genotipe ICERI 2 dan ICERI 10 memiliki habitus tanaman yang paling besar diantara genotipe lain. Umur berbunga genotipe ICERI 3 dan ICERI 2 paling lama, sedangkan yang paling cepat berbunga adalah ICERI 5 dan ICERI 6. ICERI 4 menghasilkan bobot malai utama paling tinggi dari semua genotipe pada kondisi tidak tercekam, namun pada kondisi tercekam bobot malai utama ICERI 4 lebih rendah dibandingkan ICERI 5 dan ICERI 6. Berdasarkan indeks toleransi cekaman, genotipe ICERI 5 dan ICERI 6 diduga lebih toleran terhadap cekaman salinitas dibandingkan ICERI 4, ICERI 7, dan ICERI 9
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/85554
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7625]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository