View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kelimpahan dan Keanekaragaman Fauna Tanah pada Perkebunan Kelapa Sawit dan Hutan Sekunder di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (12.63Mb)
      Date
      2016
      Author
      Faoziah, Nurul
      Widyastuti, Rahayu
      Santosa, Dwi Andreas
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Fauna tanah merupakan organisme yang seluruh atau sebagian besar daur hidupnya terjadi di dalam tubuh tanah dan permukaan tanah, serta sebagian berperan dalam membantu proses dekomposisi bahan organik. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari kelimpahan dan keanekaragaman fauna tanah serta aktivitas predatorisme semut yang terdapat pada perkebunan kelapa sawit dan hutan sekunder. Sampel tanah diambil dari area Hutan Harapan dengan penggunaan lahan yang berbeda, yaitu perkebunan kelapa sawit (HO) dan hutan sekunder (HF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 18 ordo pada perkebunan kelapa sawit dan 21 ordo pada hutan sekunder. Terdapat perbedaan kelimpahan dan keanekaragaman pada kedua ekosistem tersebut. Hutan sekunder mempunyai kelimpahan fauna tanah lebih tinggi dibandingkan dengan perkebunan kelapa sawit baik pada lapisan serasah dan lapisan tanah. Berdasarkan Shannon’s diversity index, hutan sekunder mempunyai nilai keanekaragaman yang lebih tinggi (1,303) dibandingkan dengan perkebunan kelapa sawit (1,222). Perbedaan jenis dan keragaman vegetasi dapat meningkatkan biodiversitas fauna tanah, sedangkan pengolahan tanah, pemupukan, serta pemberian pestisida dapat menurunkan biodiversitas fauna tanah. Hasil penelitian pada pembatasan aktivitas semut dengan menggunakan glue trap menunjukkan bahwa kelimpahan dan keanekaragaman fauna tanah pada kontrol lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan glue trap. Berdasarkan Shannon’s diversity index, keanekaragaman fauna tanah pada perkebunan kelapa sawit (1,169) dan hutan sekunder (1,112) dengan perlakuan glue trap mempunyai nilai yang tergolong rendah. Perlakuan kontrol pada ekosistem hutan sekunder mempunyai nilai keanekaragaman tertinggi (1,303) dibandingkan dengan yang lainnya. Aktivitas predatorisme semut sebagai agen pengontrol hayati dalam ekosistem mampu mempertahankan jaring-jaring makanan organisme tanah yang lain, sehingga kelimpahan dan keanekaragaman fauna tanah dapat dipertahankan pada siklusnya.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/85126
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository