View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Ketahanan Penetrasi dan Sifat Fisik Tanah pada Penggunaan Lahan Budidaya Monokultur

      Thumbnail
      View/Open
      A16fna.pdf (12.18Mb)
      Date
      2016
      Author
      Nafisah, Faniyosi
      Purwakusuma, Wahyu
      Baskoro, Dwi Putro Tejo
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Ketahanan penetrasi tanah merupakan cerminan mudah tidaknya tanah ditembus oleh akar tanaman. Akar tanaman harus mampu menembus tanah tanpa adanya hambatan untuk menyerap air dan hara yang dibutuhkan tanaman. Ketahanan penetrasi pada tanah dipengaruhi oleh kadar air tanah, tekstur, bobot isi, dan kandungan bahan organik. Sifat-sifat tanah tersebut sampai tahap tertentu dipengaruhi oleh penggunaan lahan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketahanan penetrasi tanah serta kaitannya dengan sifat tanah latosol pada penggunaan lahan budidaya monokultur; kebun buah naga, kebun jeruk, kebun jambu dan semak belukar sebagai kontrol. Ketahanan penetrasi diukur dengan alat penetrometer saku pada tiap-tiap penggunaan lahan. Pengamatan lapang terhadap nilai ketahanan penetrasi yang dilakukan selama tujuh hari berurut-urut menghasilkan pola grafik yang semakin meningkat seiring bertambahnya hari tidak hujan. Ketahanan penetrasi tanah pada berbagai penggunaan lahan dari tertinggi hingga terendah secara berurut-urut adalah pada kebun jeruk, kebun buah naga, kebun jambu dan semak belukar. Ketahanan penetrasi tanah pada kondisi kadar air tanah minimum dari tertinggi hingga terendah secara urut pada kedua kedalaman 0-20cm dan 20-40cm adalah pada kebun jeruk 4.45kg/cm² dan 4.08kg/cm² dengan kadar air 26.80% dan 32.78%, kebun buah naga 4.38kg/cm² dan 3.85kg/cm² dengan kadar air 31.25% dan 36.59%, kebun jambu 4.27kg/cm² dan 3.80kg/cm² dengan kadar air 29.06% dan 38.65% dan semak belukar 4.19kg/cm² dan 3.87kg/cm² dengan kadar air 29.06% dan 27.03%. Setiap penggunaan lahan setelah tujuh hari tidak turun hujan mengalami peningkatan ketahanan penetrasi pada kedua kedalaman seiring bertambahnya hari tidak hujan namun secara umum belum menghambat perkembangan akar khususnya pada tanaman tahunan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/85106
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository