View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Silviculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Silviculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Status Kesehatan Hutan di Areal Reklamasi Tambang Batubara PT Indominco Mandiri Kalimantan Timur

      Thumbnail
      View/Open
      E16mam.pdf (14.05Mb)
      Date
      2016
      Author
      Mamun
      Supriyanto
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Usaha pertambangan dengan teknik penambangan terbuka mengakibatkan kerusakan lingkungan dan harus segera dilakukan reklamasi lahan bekas tambang. Kegiatan reklamasi dan revegetasi lahan bekas tambang telah dilakukan pada areaarea yang telah selesai ditambang, namun saat ini belum diketahui status kesehatan hutan tersebut. Metode pemantauan kesehatan hutan merupakan salah satu cara untuk mengevaluasi kondisi kesehatan tegakan hasil dari revegetasi. Metode FHM akan memberikan informasi status, perubahan, kecenderungan dan saran manajemen kepada pengelola agar hutan hasil reklamasi memiliki kondisi dan fungsi sesuai tujuan pembangunannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai status kesehatan hutan di areal reklamasi PT Indominco Mandiri Kalimantan Timur berdasarkan metode FHM. Penelitian ini menggunakan indikator vitalitas, kualitas tapak dan biodiversitas tumbuhan bawah. Areal penelitian sebanyak 4 klaster plot, dengan tahun tanam 2004, 2006, 2008 dan 2010. Tipe kerusakan didominasi oleh kerusakan cabang patah atau mati (kode 22) dan lokasi kerusakan didominasi pada ranting. Status kesehatan tegakan hasil revegetasi lahan bekas tambang di PT Indominco Mandiri menunjukkan nilai sehat pada tegakan umur 7 tahun dan nilai sedang pada tegakan umur 5 tahun, 9 tahun dan 11 tahun. Kerusakan tegakan terbesar disebabkan oleh cabang patah atau mati, liana dan daun berubah warna (tidak hijau). Kesuburan tanah yang rendah terdapat pada tegakan umur 11 tahun, 9 tahun dan 7 tahun serta pada tegakan umur 5 tahun termasuk sangat rendah.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/84663
      Collections
      • UT - Silviculture [1442]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository