View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Potensi Cendawan Filoplan sebagai Agens Biokontrol Penyakit Bercak Ungu Bawang Daun

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (16.51Mb)
      Date
      2017
      Author
      Putri, Eka Saraswati Diana
      Tondok, Efi Toding
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Bawang daun merupakan komoditas hortikultura yang penting di Indonesia. Faktor yang mempengaruhi produksi bawang daun salah satunya adalah penyakit tanaman. Penyakit bercak ungu merupakan penyakit penting yang menyerang bawang daun. Pengendalian yang sudah dilakukan masih kurang efektif dan tidak ramah lingkungan. Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan bahwa cendawan filoplan dapat menjadi agens biokontrol untuk mengendalikan penyakit bercak ungu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman cendawan filoplan pada pertanaman bawang daun secara monokultur dan tumpang sari, serta mengetahui potensi cendawan filoplan sebagai agens biokontrol untuk mengendalikan penyakit bercak ungu. Kejadian penyakit dilapangan dihitung berdasarkan jumlah tanaman yang sakit dibagi dengan jumlah tanaman diamati. Pengambilan sampel untuk isolasi cendawan filoplan dan cendawan patogen dilakukan pada dua lahan monokultur dan dua lahan tumpang sari. Metode yang dilakukan yaitu isolasi cendawan filoplan, uji patogenisitas, isolasi dan uji postulat Koch A. porri, dan uji antagonis secara in vitro terhadap A. porri. Analisis keragaman cendawan filoplan dilakukan menggunakan indeks keragaman Shannon-Wienner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian penyakit bercak ungu di pertanaman monokultur lebih tinggi dibandingkan dengan tumpang sari dan keragaman cendawan filoplan pada tanaman tumpang sari lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman monokultur. Cendawan filoplan yang berpotensi sebagai agens antagonis yaitu P1S3L1K (Trichoderma sp. 1), P1S1L21PT (Trichoderma sp. 2), CHP4 (Leptosphaerulina sp.), POS4L1HT (Curvularia sp.), CHP2, P0S3L21P (Mortierella sp.), KPK1 (Cryptococcus sp.), P0S2L21 (Nigrospora sp.), dan P0S5L21P (Gongronella sp.). Hasil uji antagonis menunjukkan bahwa isolat Trichoderma sp. 1 dan Trichoderma sp. 2 memiliki persentase tingkat hambatan relatif tertinggi dibandingkan isolat lainnya
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/84205
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository