IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Master Final Assignments
      • MF - Agriculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Master Final Assignments
      • MF - Agriculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pewarisan Karakter Ketahanan pada Cabai (Capsicum annum x Capsicum chinese) terhadap Penyakit Antraknosa (Colletotrichum gloeosporioides Penz.)

      Thumbnail
      View/Open
      Abstract (214.3Kb)
      Full text (1.979Mb)
      2004mwu_abstract.ps (392.2Kb)
      Date
      2004
      Author
      Wusani, Mustika
      Sastrosumarjo, Sarsidi
      Sujiprihati, Sriani
      Setiawan,Asep
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pewarisan karakter ketahanan terhadap antraknosa pada cabai adalah sangat diperlukan dalam merancang program pemuliaan yang efektif untuk merakit varietas yang berdaya hasil tinggi dan tahan terhadap antraknosa. Penelitian dilakukan di Pusat Studi Pemuliaan Tanaman Tajur Bogor dan Laboratorium Mikologi Jurusan Hama Penyakit Tanaman IPB, selama sembilan bulan dari Januari- September 2003. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari studi pewarisan ketahanan terhadap antraknosa pada tanaman cabai. Terdapat dua genotipe tetua seleksi terdiri dari galur tahan (Capsicum chinense-27), dan varietas rentan (Capsicum annuum -Jatilaba). Kedua tetua tersebut disilangkan untuk mendapatkan satu set generasi populasi dasar terdiri dari tetua (P, dan P2), (Fidan Fır), (F2 dan F2R) serta satu generasi silang balik (BC, dan BC2). Evaluasi ketahanan dilakukan di rumah kaca dengan metode inokulasi secara suntik, menggunakan patogen Colletotrichum gloesporioides dengan konsentrasi 10º spora/ml pada buah yang telah masak penuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada efek maternal yang mengendalikan ketahanan cabai terhadap antraknosa. Ketahanan terhadap antraknosa dikendalikan secara kuantitatif dengan jumlah gen pengendali minimal empat gen dan dipengaruhi oleh sepasang gen mayor, sebaran F2 yang bersegregasi menunjukkan adanya dua puncak. Interaksi gen mayor adalah non alelik dominan duplikat dan aksi gen yang mengendalikan adalah dominan tidak sempurna. Pengaruh gen menunjukkan adanya interaksi antara aditif x dominan yang pengaruhnya lebih besar dari interaksi dominan x dominan. Nilai duga heritabilitas arti luas tergolong tinggi (0,74) dan sedang (0,48) untuk heritabilitas arti sempit.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/8367
      Collections
      • MF - Agriculture [4158]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository