View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi Karakteristik Morfofisiologi Dan Efisiensi Penggunaan Air Beberapa Varietas Padi Pada Cekaman Suhu Tinggi

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (14.66Mb)
      Date
      2016
      Author
      Astuti, Sri
      Junaedi, Ahmad
      Lubis, Iskandar
      Chozin, Muhamad Achmad
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Perubahan iklim seperti peningkatan suhu udara merupakan faktor lingkungan penting yang mempengaruhi ketersediaan air dan produksi padi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui volume konsumsi air dan efisiensi penggunaan air beberapa varietas padi pada cekaman suhu tinggi. Penelitian ini menggunakan rancangan Petak Tersarang yaitu perlakuan suhu (suhu rata-rata harian T1 = 27.6±4.8 oC, T2 = 27.7±4.9 oC, T3 = 28.5±6.0 oC), dan varietas (Ciherang, Jatiluhur, IR64, dan Way Apo Buru). Padi yang telah berumur 14 hari ditanam ke dalam kontainer plastik (ukuran 67 cm x 47 cm x 37 cm) dengan jarak tanam 20 cm x 20 cm. Air dipertahankan tetap berada pada ketinggian 3 cm di atas permukaan tanah, dan volume air yang ditambahkan dilakukan pencatatan. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan suhu rata-rata harian sebesar 1.1 oC berpengaruh nyata meningkatkan tinggi tanaman padi, bobot kering tajuk, SPAD 9 MST, laju fotosintesis 6 dan 9 MST, konduktansi stomata 6 dan 9 MST, persentase gabah hampa, serta nyata menurunkan jumlah kerapatan stomata 6 dan 9 MST, bobot 1 000 butir, persentase gabah berisi tidak penuh, dan volume konsumsi air. Namun peningkatan suhu tersebut tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan padi, panjang akar, bobot basah akar, volume akar, bobot kering akar, rasio tajuk akar, SPAD 6 MST, laju transpirasi 6 dan 9 MST, bobot gabah total, bobot gabah berisi tidak penuh, bobot gabah hampa, bobot gabah bernas, jumlah gabah total, dan efisiensi penggunaan air. Interaksi suhu dan varietas berpengaruh nyata terhadap persentase jumlah gabah bernas. Varietas dengan nilai konsumsi air paling tinggi adalah varietas Jatiluhur mencapai 37.34 L tanaman-1 musim-1, kemudian diikuti oleh varietas Ciherang (31.36 L) dan Way Apo Buru (30.94 L). Sedangkan volume konsumsi air paling rendah diperoleh pada varietas IR64 sebesar 28.64 L tanaman-1 musim-1. Ciherang memiliki nilai efisiensi penggunaan air yang lebih tinggi pada setiap perlakuan suhu udara, namun Jatiluhur memiliki persentase peningkatan efisiensi penggunaan air yang lebih besar yaitu 39.6 % dibandingkan Ciherang (12.5%) seiring dengan peningkatan suhu udara. Varietas IR 64 mengalami penurunan efisiensi penggunaan air yaitu sebesar 21.1 %, sedangkan Way Apo Buru memiliki nilai efisiensi penggunaan air yang cenderung stabil seiring dengan meningkatnya suhu udara.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/81296
      Collections
      • MT - Agriculture [4005]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository