View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Manfaat Ekstrak Daun Sirih Sebagai Penghambat Kejadian Penyakit Antraknosa (Colletotrichum Acutatum) Pada Cabai Selama Penyimpanan

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (15.11Mb)
      Date
      2016
      Author
      Trisnawati, Desi
      En, Lilik Pujantoro
      Tondok, Efi Toding
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Cabai merupakan komoditas sayuran yang sering dibutuhkan masyarakat dalam bentuk segar. Cabai termasuk produk yang tidak tahan lama dan memerlukan penanganan ekstra, sehingga tidak mengalami penurunan kualitas. Salah satu penyebab turunnya kualitas cabai adalah mikroorganisme, yaitu penyakit antraknosa yang disebabkan oleh Colletotrichum spp. Alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan pemanfaatan bahan-bahan nabati sebagai fungisida. Penelitian ini bertujuan untuk menguji manfaat ekstrak daun sirih (EDS) yang berpotensi sebagai fungisida nabati dalam menghambat pertumbuhan Colletotrichum acutatum pada cabai selama penyimpanan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknik Pengolahan Pangan dan Hasil Pertanian FATETA IPB, Laboratorium Teknik Lingkungan Biosistem FATETA IPB, dan Klinik Tanaman Departemen Proteksi Tanaman FAPERTA IPB. Proses penelitian ini dimulai dari persiapan bahan baku, pembuatan ekstrak daun sirih (EDS), pengujian pertumbuhan cendawan secara in-vitro pada media beracun, dan perlakuan pada cabai selama penyimpanan (uji in-vivo), serta pengujian kualitas fisik cabai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode perajangan merupakan metode ektraksi daun sirih terbaik diantara perlakuan lain, penggunaan konsentrasi ekstrak daun sirih 10% merupakan konsentrasi paling efektif dalam menghambat pertumbuhan Colletotrichum acutatum, perlakuan penyemprotan menggunakan ekstrak daun sirih 10% dapat menghambat terjadinya penyakit antraknosa paling baik, serta perlakuan pemberian ekstrak daun sirih pada cabai setelah panen tidak mengubah kualitas cabai secara signifikan, baik warna, aroma, kekerasan, maupun susut bobot.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/80936
      Collections
      • MT - Agriculture Technology [2430]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository