View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Evaluasi Metode Penetapan Indek Kerawanan Pangan

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (14.69Mb)
      Date
      2015
      Author
      Dila, Ratna
      Boer, Rizaldi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Indek kerawanan pangan menggambarkan ketidakmampuan masyarakat, rumah tangga atau individu untuk mencukupi kebutuhan pangan minimum yang terjadi secara terus menerus (cronic) atau sementara (transient). Banyak metode yang digunakan dalam menetapkan indek kerawanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dua metode penetapan indek kerawanan pangan yang digunakan di Indonesia. Indek kerawanan pangan disusun dengan menggunakan beberapa indikator yang merepresentasikan kerawanan pangan kronis yaitu ketersedian pangan, akses pangan dan pemanfaatan pangan dan kerawanan pangan sementara yaitu kejadian banjir, kekeringan dan kerugian produksi padi dan palawija. Penyusunan indek dilakukan dengan menggunakan metode principal component analysis (PCA) dan persentil. Untuk metode persentil, setiap indikator memiliki nilai bobot. Nilai bobot ditetapkan dengan dua pendekatan, yaitu berdasarkan persentase sumbangan keragaman nilai komponen utama yang dihasilkan dari analisis PCA dan penilaian subjektif tingkat keeratan hubungan antara indikator dengan expert judgement. Selanjutnya tingkat kerawanan pangan ditentukan berdasarkan nilai indek. Indek yang dihitung dengan metode PCA, penetapan tingkat kerawanan berdasarkan analisis gerombol sedangkan yang dihitung dengan metode persentil menggunakan sistem kuadran. Tingkat kerentanan ditetapkan sebanyak enam kelas. Kelas 1 menunjukkan tingkat kerawanan paling rendah sedangkan kelas 6 menunjukkan tingkat kerawanan paling tinggi. Hasil analisis menunjukkan, pengelompokkan kabupaten di NTT menurut tingkat kerawanannya yang menggunakan metode PCA relatif berbeda dengan yang menggunakan persentil. Namun demikian, pengelompokkan kabupaten yang menggunakan metode persentil dengan teknik pembobotan PCA hasilnya relatif sama dengan yang menggunakan teknik pembobotan penilaian pakar. Berdasarkan kriteria simpangan baku terkecil, metode persentil dengan teknik pembobotan PCA memberikan hasil paling baik yaitu dengan simpangan baku 0.12, diikuti metode persentil dengan pembobotan menurut penilaian pakar yaitu 0.15 dan metode PCA 1.54.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/80746
      Collections
      • UT - Geophysics and Meteorology [1720]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository